• Kamis, 4 Juni 2026

Pembiayaan Produktif Pindar Tembus Rp34,66 Triliun, OJK Soroti Risiko Gagal Bayar Pinjaman Kaum Muda

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Senin, 11 Mei 2026 | 11:49 WIB
Ilustrasi transaksi digital pada layanan pinjaman daring yang kini semakin banyak digunakan kelompok usia produktif Indonesia. (Dok. Kreasi Dola AI)
Ilustrasi transaksi digital pada layanan pinjaman daring yang kini semakin banyak digunakan kelompok usia produktif Indonesia. (Dok. Kreasi Dola AI)

THE BOTTOM LINE:

  • OJK mencatat pembiayaan produktif Pindar Maret 2026 tumbuh 23,40 persen menjadi Rp34,66 triliun nasional.
  • Kelompok usia 19-34 tahun mendominasi pendanaan macet Pindar dengan porsi mencapai 48,65 persen nasional.
  • OJK meminta korporasi Pindar memperkuat credit scoring, keamanan siber, dan perlindungan konsumen berkelanjutan.

BISNISNEWS.COM - Apakah lonjakan pinjaman daring produktif benar-benar mendorong ekonomi masyarakat, atau justru memperbesar risiko gagal bayar generasi muda?

Mengapa kelompok usia produktif kini menjadi penyumbang terbesar pendanaan macet industri pinjaman daring di Indonesia?

Pembiayaan Produktif Pindar Tumbuh Pesat, OJK Soroti Risiko Gagal Bayar Usia Produktif

Industri pinjaman daring atau Pindar mencatat pertumbuhan pembiayaan produktif signifikan sepanjang triwulan pertama 2026.

Baca Juga: Saat Audiens Menjawab Tidak, Mengapa Komunikasi Pemimpin Langsung Jadi Sorotan Viral Media Sosial

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK melaporkan outstanding pembiayaan produktif industri Pindar per Maret 2026 mencapai Rp34,66 triliun.

Nilai tersebut tumbuh 23,40 persen secara tahunan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman, mengatakan tren itu menunjukkan pembiayaan produktif terus berkembang di tengah peningkatan kebutuhan pendanaan masyarakat.

Baca Juga: Dividen PT Delta Djakarta Disorot, CBA Pertanyakan Transparansi Aliran Dana ke Kas Pemerintah DKI Jakarta

“Tren pertumbuhan ini menunjukkan bahwa pengembangan pembiayaan produktif terus berjalan meskipun porsi outstanding pembiayaan produktif terhadap total outstanding pembiayaan industri Pindar masih dalam proses peningkatan,” ujar Agusman dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).

Kelompok Usia Produktif Jadi Penyumbang Pendanaan Macet Pindar Nasional

Di tengah pertumbuhan pembiayaan produktif, OJK menyoroti meningkatnya risiko kredit bermasalah pada kelompok usia produktif.

OJK mencatat pendanaan macet industri Pindar per Maret 2026 didominasi kelompok usia 19 hingga 34 tahun.

Baca Juga: Kabel Laut Pukpuk Diresmikan, Papua Diproyeksikan Jadi Gerbang Konektivitas Digital Kawasan Asia Pasifik

Kelompok tersebut menyumbang porsi 48,65 persen dari total pendanaan macet industri Pindar nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini