• Kamis, 4 Juni 2026

Agoeslan Capital Group Jajaki Kembali Bisnis Batubara Nikel dan Sawit di Tengah Kebijakan Ekspor Baru

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Senin, 1 Juni 2026 | 22:48 WIB
Agoeslan Capital Group menyampaikan Hanasta Resources Group dan Hanasta Agriresources Isnatya tengah mengkaji peluang kembali aktif pada sektor batubara, nikel, serta crude palm oil yang dinilai prospektif. (Dok. Danu Agoeslan)
Agoeslan Capital Group menyampaikan Hanasta Resources Group dan Hanasta Agriresources Isnatya tengah mengkaji peluang kembali aktif pada sektor batubara, nikel, serta crude palm oil yang dinilai prospektif. (Dok. Danu Agoeslan)

THE BOTTOM LINE:

  • Agoeslan Capital Group membuka peluang kembali aktif di sektor batubara, nikel, dan kelapa sawit melalui subholding.
  • Hanasta Resources Group dan Hanasta Agriresources Isnatya masih melakukan kajian bisnis serta analisis peluang investasi.
  • Kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia dinilai menghadirkan peluang baru.

BISNISNEWS.COM - Apakah kebijakan ekspor komoditas terbaru dapat membuka peluang investasi baru bagi pelaku usaha nasional?

Mengapa Agoeslan Capital Group mulai kembali melirik sektor batubara, nikel, dan kelapa sawit setelah beberapa waktu tidak aktif melakukan produksi di bidang tersebut?

Agoeslan Capital Group Kaji Peluang Baru di Sektor Komoditas Strategis Nasional

Agoeslan Capital Group mulai menjajaki peluang untuk kembali aktif di sektor batubara, nikel, dan kelapa sawit melalui subholding Hanasta Resources Group serta Hanasta Agriresources Isnatya.

Baca Juga: Agung Suryamal Ungkap Strategi Pengusaha Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tekanan Ekonomi Global Saat Ini

Langkah tersebut dilakukan di tengah perubahan kebijakan tata kelola ekspor komoditas yang dinilai dapat menciptakan dinamika baru bagi pelaku usaha nasional.

Founder sekaligus CEO Agoeslan Capital Group, Danu Agoeslan, mengatakan proses penjajakan masih berlangsung dan belum memasuki tahap produksi.

"Kami masih melakukan penjajakan dan analisa peluang untuk kembali aktif di tiga sektor tersebut," kata Danu Agoeslan.

Baca Juga: Mengapa Indonesia Belum Menjadi Negara Maju Meski Kaya SDA dan Bonus Demografi yang Sangat Besar

Hanasta Resources dan Agriresources Fokus Mengkaji Potensi Pasar Nasional

Menurut Danu, hingga saat ini Hanasta Resources Group dan Hanasta Agriresources Isnatya belum melakukan aktivitas produksi sendiri pada tahun ini.

Meski demikian, berbagai kajian bisnis dan pemetaan peluang pasar terus dilakukan untuk menentukan langkah strategis berikutnya.

Pendekatan tersebut dilakukan agar keputusan investasi yang diambil tetap memperhatikan perkembangan industri dan kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Rupiah Mendekati Rp18.000 Per Dolar AS, Mengapa Pemerintah Tetap Optimistis Ekonomi Tetap Kuat Tahun Ini

Strategi Korporasi Dilakukan Secara Bertahap dan Tidak Berlebihan

Danu menjelaskan pihaknya tidak ingin rencana tersebut diumumkan secara berlebihan sebelum terdapat perkembangan yang lebih konkret.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini