THE BOTTOM LINE:
- BRI Peduli menyalurkan 1.000 paket sembako kepada umat Buddha dalam peringatan Hari Raya Waisak 2026 di Jakarta.
- Bantuan diberikan melalui Wihara Satrya Dharma dan Wihara Dharma Bhakti sebagai bentuk kepedulian sosial korporasi.
- Program ini mempertegas komitmen BRI menghadirkan manfaat sosial berkelanjutan bagi berbagai kelompok masyarakat Indonesia.
BISNISNEWS.COM - Apakah kepedulian sosial korporasi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang merayakan Hari Raya Waisak?
Bagaimana program berbagi sederhana seperti bantuan sembako dapat memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas di tengah kehidupan perkotaan yang semakin dinamis?
Momentum Hari Raya Waisak 2026 dimanfaatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli untuk menyalurkan 1.000 paket sembako kepada umat Buddha di Jakarta.
Bantuan tersebut disalurkan secara simbolis kepada masyarakat melalui Wihara Satrya Dharma di Jakarta Utara dan Wihara Dharma Bhakti di Jakarta Barat.
Penyaluran Bantuan Sosial Perkuat Semangat Kebersamaan Dan Kepedulian
Program ini menjadi bagian dari aktivitas tanggung jawab sosial korporasi yang terus dijalankan BRI melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat penerima manfaat.
"Dalam momentum Hari Raya Waisak ini, kami ingin mewujudkan kepedulian bagi masyarakat yang menjalankan Hari Raya Waisak," ujar Dhanny.
Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan manfaat yang optimal bagi penerima.
Komitmen Korporasi Hadirkan Dampak Sosial Positif Berkelanjutan Bagi Masyarakat
Dhanny menegaskan bahwa program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang BRI dalam menghadirkan manfaat sosial yang inklusif.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.812, Ichsanuddin Noorsy Ungkap Sinyal Tekanan Ekonomi Terlihat Pada Sektor Riil
Ia menyebut berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan terus diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.
Artikel Terkait
Dolar AS Dekati Rp18.000, Tekanan Rupiah Bikin Pelaku Usaha Nasional Mulai Tingkatkan Kewaspadaan Finansial
Wamentan Sudaryono Pastikan Ekspor Sawit Tetap Normal Meski Harga TBS Sempat Bergejolak di Berbagai Daerah
Mengapa Rupiah Terus Melemah Saat Inflasi Terkendali, Ini Penjelasan Ekonom Mengenai Kondisi Ekonomi
BRI Perluas Layanan Money Changer di Bandara dan Perbatasan, Mudahkan Transaksi Valas Masyarakat Indonesia
PSMTI Yogyakarta Punya Ketua Baru, Musprov III Soroti Regenerasi Kepemimpinan dan Arah Organisasi Daerah
Bahlil Cari Pembuat Lagu MBG Viral, Respons Santainya Justru Memicu Perhatian Publik Lebih Luas Nasional
Rupiah Tembus Rp17.812, Ichsanuddin Noorsy Ungkap Sinyal Tekanan Ekonomi Terlihat Pada Sektor Riil
Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta Bandung, Apa Dampaknya Bagi Masa Depan Whoosh Nasional
Badan Ekspor Baru dan PP 21/2026 Berpotensi Tekan Penjualan Serta Profitabilitas Wilmar Cahaya Indonesia
Kejari Karawang Segel PT BAS Lagi, Temuan BPK Rp1,3 Triliun Dorong Sorotan Baru Terhadap BTN Nasional