THE BOTTOM LINE:
- Musprov III PSMTI D.I. Yogyakarta menetapkan Yenni Agustin Susilo sebagai ketua periode 2026–2030.
- Regenerasi kepemimpinan menjadi fokus utama untuk memperkuat program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
- Sejumlah pengurus pusat dan regional hadir mengawal transisi kepemimpinan organisasi berjalan lancar.
BISNISNEWS.COM - Apakah pergantian kepemimpinan mampu membawa organisasi kemasyarakatan memasuki babak baru yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman?
Bagaimana strategi pemimpin baru menjawab tantangan regenerasi dan memperkuat peran sosial organisasi di tengah masyarakat yang terus berubah?
Musprov III Menjadi Momentum Penting Regenerasi Kepemimpinan Organisasi
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) D.I. Yogyakarta sukses menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) III di Hotel Crystal Lotus, Sleman, pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Forum tertinggi tingkat provinsi tersebut menjadi agenda penting untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menentukan arah organisasi pada periode berikutnya.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Harian II PSMTI Pusat Djoni Toat, Wakil Ketua Umum Korwil Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur Pepeng Putra Wirawan, serta jajaran pengurus daerah.
Yenni Agustin Susilo Resmi Memimpin PSMTI Hingga Tahun 2030
Dalam sidang Musprov III, Yenni Agustin Susilo terpilih sebagai Ketua PSMTI Provinsi D.I. Yogyakarta Masa Bakti 2026–2030.
Baca Juga: Mengapa Rupiah Terus Melemah Saat Inflasi Terkendali, Ini Penjelasan Ekonom Mengenai Kondisi Ekonomi
Terpilihnya Yenni menandai proses regenerasi kepemimpinan yang berlangsung melalui mekanisme organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat kontribusi PSMTI dalam bidang sosial, budaya, pendidikan, dan kemasyarakatan di wilayah Yogyakarta.
Apresiasi untuk Kepemimpinan Ellyn Subiyanti Selama Satu Periode
Musprov III juga menjadi momentum penghargaan terhadap kepemimpinan Ellyn Subiyanti sebagai Ketua PSMTI D.I. Yogyakarta periode 2021–2025.
Selama satu periode kepengurusan, Ellyn berperan dalam menjalankan berbagai program organisasi dan menjaga konsolidasi internal anggota.
Artikel Terkait
Dolar AS Dekati Rp18.000, Tekanan Rupiah Bikin Pelaku Usaha Nasional Mulai Tingkatkan Kewaspadaan Finansial
Kasus PT Musim Mas Jadi Sorotan, Transparansi Penegakan Hukum Lingkungan Sawit Dipertanyakan Publik
Kejagung Selidiki Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit Wilmar dan Musim Mas, Begini Respons Resmi Korporasi
Harga TBS Sawit Turun, Pemerintah Ancam Cabut Izin PKS Nakal Jika Langgar Ketentuan Harga Nasional
Wamentan Sudaryono Pastikan Ekspor Sawit Tetap Normal Meski Harga TBS Sempat Bergejolak di Berbagai Daerah
Rupiah Jadi Penyangga Tekanan Ekonomi Nasional, Ekonom Ungkap Penyebab Pelemahan Kurs yang Terjadi Saat Ini
Mengapa Rupiah Terus Melemah Saat Inflasi Terkendali, Ini Penjelasan Ekonom Mengenai Kondisi Ekonomi
Warga Pulau Obi Laporkan Harita Group ke Jakarta Usai Banjir Tambang Nikel Terus Berulang Setiap Bulan
Belajar adalah Seperti Sebuah Perahu Kecil yang Melawan Arus, Kalau Tidak Maju, Berarti Mundur
BRI Perluas Layanan Money Changer di Bandara dan Perbatasan, Mudahkan Transaksi Valas Masyarakat Indonesia