• Kamis, 4 Juni 2026

Harga TBS Sawit Turun, Pemerintah Ancam Cabut Izin PKS Nakal Jika Langgar Ketentuan Harga Nasional

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:42 WIB
Wamentan Sudaryono memimpin rapat koordinasi stabilisasi harga TBS sawit bersama GAPKI dan Satgas Pangan Polri di Kementerian Pertanian, Selasa 26 Mei 2026. (Dok.Facebook @sudaryono)
Wamentan Sudaryono memimpin rapat koordinasi stabilisasi harga TBS sawit bersama GAPKI dan Satgas Pangan Polri di Kementerian Pertanian, Selasa 26 Mei 2026. (Dok.Facebook @sudaryono)


THE BOTTOM LINE:

  • Pemerintah pastikan harga TBS sawit kembali stabil setelah 139 PKS sempat menurunkan harga beli secara sepihak.
  • Kebijakan ekspor satu pintu sawit berlaku bertahap hingga 2027 agar industri dan petani tetap aman.
  • Satgas Pangan Polri mengawasi ketat potensi permainan harga dan penimbunan sawit yang merugikan petani nasional.

BISNISNEWS.COM - Mengapa harga TBS kelapa sawit tiba-tiba turun drastis di sejumlah daerah meski permintaan ekspor masih berjalan normal?

Benarkah kebijakan ekspor satu pintu memicu kepanikan pasar hingga ratusan pabrik sawit menekan harga beli petani secara sepihak?

Pemerintah Bergerak Cepat Menahan Gejolak Harga Sawit Nasional

Pemerintah bergerak cepat menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar atau TBS kelapa sawit setelah harga di sejumlah daerah turun tajam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Kejagung Selidiki Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit Wilmar dan Musim Mas, Begini Respons Resmi Korporasi

Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, memimpin rapat koordinasi bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI, asosiasi petani sawit, dan Satgas Pangan Polri, Selasa (26/05/2026).

Rapat di Kementerian Pertanian itu membahas keresahan petani akibat turunnya harga TBS menyusul kekhawatiran pasar terhadap kebijakan ekspor satu pintu pemerintah.

Sudaryono menegaskan pemerintah memastikan aktivitas perdagangan dan ekspor sawit tetap berjalan normal selama masa transisi kebijakan berlangsung.

Baca Juga: Kasus PT Musim Mas Jadi Sorotan, Transparansi Penegakan Hukum Lingkungan Sawit Dipertanyakan Publik

“Gejolak harga ini lebih banyak dipicu kekhawatiran dan efek psikologis, bukan masalah pasokan atau permintaan,” ujar Sudaryono, Wakil Menteri Pertanian RI.

Ratusan Pabrik Sawit Diduga Turunkan Harga Secara Sepihak Mendadak

Kementerian Pertanian menemukan sebanyak 139 Pabrik Kelapa Sawit atau PKS sempat menurunkan harga beli TBS secara sepihak di berbagai wilayah.

Penurunan harga tercatat bervariasi mulai Rp50 hingga Rp1.200 per kilogram akibat kesalahpahaman terhadap implementasi kebijakan ekspor baru pemerintah.

Baca Juga: BI Rate Naik Tetapi Rupiah Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Soroti Risiko Ekonomi Indonesia

Sudaryono meminta seluruh PKS segera mengembalikan harga beli TBS sesuai acuan harga Crude Palm Oil atau CPO resmi di masing-masing provinsi.

Pemerintah juga menyiapkan sanksi tegas terhadap korporasi sawit yang terbukti melakukan pelanggaran dan merugikan petani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini