• Kamis, 4 Juni 2026

Harga Telur Magetan Anjlok, Langkah Pemerintah Lewat Program MBG Kini Jadi Sorotan Peternak dan Pelaku Pasar

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Rabu, 13 Mei 2026 | 15:56 WIB
Peternak ayam petelur di Magetan menggelar aksi damai dengan membagikan tiga ton telur gratis sebagai bentuk protes atas anjloknya harga telur. (Dok. Kreasi Dola AI)
Peternak ayam petelur di Magetan menggelar aksi damai dengan membagikan tiga ton telur gratis sebagai bentuk protes atas anjloknya harga telur. (Dok. Kreasi Dola AI)

THE BOTTOM LINE:

  • Harga telur Magetan anjlok hingga Rp22.000 per kilogram, BGN percepat penyerapan lewat program Makan Bergizi Gratis demi stabilitas pasar.
  • Instruksi penggunaan telur tiga kali sepekan di Jawa Timur jadi langkah konkret menopang peternak ayam petelur lokal.
  • Intervensi BGN melalui MBG dinilai krusial menjaga harga telur tetap sehat di tengah tekanan biaya pakan dan overproduksi.

BISNSINEWS.COM - Mengapa harga telur di tingkat peternak terus tertekan ketika konsumsi nasional tetap tinggi?

Bisakah program Makan Bergizi Gratis menjadi solusi cepat bagi peternak Magetan yang terhimpit biaya produksi?

Aksi Damai Peternak Picu Respons Cepat Badan Gizi Nasional

Gelombang protes peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memantik respons cepat dari Badan Gizi Nasional terkait stabilisasi harga telur.

Baca Juga: KPK Didesak Periksa Dirjen Bea Cukai Usai Fakta Sidang Blueray Cargo, Ada Apa di Balik Dugaan Suap Impor

Aksi damai pada Rabu (06/05/2026), dilakukan dengan membagikan sekitar tiga ton telur gratis kepada masyarakat di kawasan Alun-Alun Magetan.

Langkah simbolis itu menjadi penanda tekanan berat yang dihadapi peternak akibat harga jual telur yang terus merosot.

Para peternak menyebut harga telur di tingkat kandang berada pada kisaran Rp22.000 hingga Rp22.800 per kilogram.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.500 Per Dolar AS, Ketegangan Selat Hormuz Kini Jadi Ancaman Baru Bagi Stabilitas Ekonomi

Angka tersebut terpaut cukup jauh dari Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah sebesar Rp26.500 per kilogram.

Kondisi itu diperparah tingginya harga pakan dan kelebihan pasokan yang belum terserap optimal.

BGN Tingkatkan Pemanfaatan Telur dalam Menu Program MBG

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan pihaknya memahami tekanan yang dihadapi peternak.

Baca Juga: Keyakinan Konsumen Indonesia April 2026 Menguat Saat Tabungan Masyarakat dan Peluang Kerja Sama Sama Naik

Menurutnya, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Jawa Timur telah diinstruksikan memperbesar penggunaan telur dalam program Makan Bergizi Gratis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini