THE BOTTOM LINE:
- Transformasi TLKM 30 menopang kinerja korporasi digital dengan pendapatan Rp146,7 triliun meski laba bersih tertekan penyesuaian akuntansi.
- Total shareholder return Telkom mencapai 35,7 persen, mencerminkan respons pasar positif terhadap strategi restrukturisasi bisnis 2025.
- Fokus Telkom pada fiber, data center, dan strategic holding memperkuat prospek pertumbuhan bisnis digital nasional pada 2026.
BISNISNEWS.COM - Mengapa laba bersih Telkom turun ketika total pengembalian pemegang saham justru melonjak?
Apa makna transformasi besar TLKM 30 bagi masa depan bisnis digital nasional dan nilai investasi publik?
Transformasi Besar Jadi Mesin Penguatan Fundamental Korporasi Digital
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menutup tahun buku 2025 dengan catatan kinerja yang menunjukkan penguatan fundamental di tengah tekanan industri telekomunikasi nasional.
Baca Juga: Dolar AS Sentuh Rp17.503, Apa Dampaknya Bagi Rupiah dan Seberapa Besar Risiko Gejolak Selat Hormuz
Korporasi mencatat pendapatan konsolidasi Rp146,7 triliun dengan EBITDA Rp72,2 triliun dan margin EBITDA 49,2 persen.
Laba bersih tercatat Rp17,8 triliun dengan margin 12,1 persen, sedangkan normalized net income mencapai Rp22,7 triliun.
Direktur Utama Dian Siswarini dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengatakan strategi transformasi TLKM 30 menjadi fokus utama sejak 2025.
Baca Juga: Purbaya Ungkap Royalti Minerba Berpotensi Naik, Pengusaha Tambang Tunggu Keputusan Final Pemerintah
“Lewat strategi TLKM 30, Telkom memantapkan arah transformasi yang lebih terstruktur untuk mengakselerasi visi sebagai penggerak ekosistem digital nasional,” ujar Dian.
Langkah ini melanjutkan agenda transformasi yang sebelumnya telah diperkenalkan Telkom melalui restrukturisasi portofolio dan penguatan bisnis digital.
Penyesuaian Akuntansi Picu Kontraksi Laba Bersih Tahunan Korporasi
Penurunan laba bersih 9,5 persen secara tahunan dipicu perubahan kebijakan akuntansi dan percepatan depresiasi aset.
Baca Juga: Dugaan Fraud Telkom Rp5 Triliun Diselidiki Regulator AS, Apa Dampaknya Bagi Saham TLKM dan Investor
Kebijakan ini dijalankan sebagai tindak lanjut agenda total governance reset yang diamanatkan Danantara Indonesia.
Artikel Terkait
Purbaya Ungkap Royalti Minerba Berpotensi Naik, Pengusaha Tambang Tunggu Keputusan Final Pemerintah
BEI Awasi Dugaan Fraud TLKM Rp5 Triliun, Investigasi SEC dan DOJ Picu Sorotan Baru Terhadap Tata Kelola
Dugaan Fraud Telkom Rp5 Triliun Diselidiki Regulator AS, Apa Dampaknya Bagi Saham TLKM dan Investor
Bank Mandiri Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Melandai Pada Kuartal II 2026, Apa Dampaknya Bagi Konsumsi
Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Melambat Pada Kuartal II 2026, Bank Mandiri Ungkap Penyebab Utamanya
Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Mengapa Tiga Tanker Lain Justru Berhasil Keluar Saat Negosiasi
Negosiasi Dua Kapal Pertamina di Selat Hormuz Berlanjut, Tiga Tanker Lolos Diam-Diam Picu Sorotan Jalur Energi Dunia
IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Investor Mulai Soroti Ketahanan Ekonomi Menghadapi Tekanan Global
Rupiah Tembus Rp17.300 Per Dolar AS, IHSG Turun Tajam Picu Kekhawatiran Pelaku Pasar Domestik
Dolar AS Sentuh Rp17.503, Apa Dampaknya Bagi Rupiah dan Seberapa Besar Risiko Gejolak Selat Hormuz