“Penyelenggara Pindar perlu terus memperkuat antara lain tata kelola keamanan siber, manajemen risiko, serta keandalan sistem elektronik,” ujarnya.
OJK saat ini sedang menyusun pedoman keamanan dan ketahanan siber khusus bagi industri Pindar nasional.
Pedoman tersebut diharapkan menjadi acuan evaluasi keamanan digital dan peningkatan mitigasi risiko siber secara berkelanjutan.
Sebelumnya, sejumlah kasus kebocoran data dan penyalahgunaan akses digital sempat menjadi perhatian dalam ekosistem layanan keuangan berbasis teknologi.
OJK Dorong Penguatan Credit Scoring dan Perlindungan Konsumen Pindar
OJK meminta seluruh penyelenggara Pindar meningkatkan kualitas penilaian kelayakan dan kemampuan bayar calon peminjam.
Penguatan credit scoring dinilai penting untuk menjaga kualitas pembiayaan dan menekan potensi kredit bermasalah.
Selain itu, efektivitas penagihan juga diminta tetap mengedepankan prinsip perlindungan konsumen.
OJK memproyeksikan rasio TWP90 masih dapat dijaga dalam batas terkendali melalui penguatan tata kelola dan manajemen risiko.
Ke depan, OJK terus mendorong peningkatan porsi pembiayaan produktif agar industri Pindar mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
“Optimalisasi porsi pembiayaan produktif terus didorong melalui penguatan kapasitas penyaluran dan peningkatan kualitas analisis kredit,” tutup Agusman.****
Artikel Terkait
Kabel Laut Pukpuk Diresmikan, Papua Diproyeksikan Jadi Gerbang Konektivitas Digital Kawasan Asia Pasifik
Vonis Bebas Kasus Kredit PT Sritex Bikin Kejagung Pelajari Langkah Hukum Berikutnya Secara Mendalam
Denda Rp875 Juta untuk Indosaku Buka Fakta Baru Pengawasan Penagihan Fintech Digital Nasional
Danantara Percepat Transformasi Digital BUMN demi Pangkas Biaya Teknologi Hingga 40 Persen Secara Nasional
Danantara Fokus Integrasi Digital BUMN dan Pengembangan Sovereign AI Nasional untuk Efisiensi
OJK Panggil Pemegang Saham KoinP2P Usai Penahanan Pengurus, Bagaimana Nasib Dana Lender dan Operasional
Bank BJB Gandeng PT Taspen Percepat Layanan Pembayaran Pensiun Digital Lebih Aman dan Praktis
Mengapa Kesalahan Panggung Tokoh Nasional Kini Lebih Berbahaya di Era Video Pendek dan Media Sosial
Dividen PT Delta Djakarta Disorot, CBA Pertanyakan Transparansi Aliran Dana ke Kas Pemerintah DKI Jakarta
Saat Audiens Menjawab Tidak, Mengapa Komunikasi Pemimpin Langsung Jadi Sorotan Viral Media Sosial