• Kamis, 4 Juni 2026

Danantara Percepat Transformasi Digital BUMN demi Pangkas Biaya Teknologi Hingga 40 Persen Secara Nasional

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:20 WIB
Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa memimpin rapat koordinasi transformasi digital bersama puluhan holding utama BUMN di Jakarta. (Dok Kreasi Gemini AI)
Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa memimpin rapat koordinasi transformasi digital bersama puluhan holding utama BUMN di Jakarta. (Dok Kreasi Gemini AI)

THE BOTTOM LINE:  

  • Danantara bentuk roadmap digital terintegrasi guna mempercepat produktivitas dan kolaborasi seluruh ekosistem BUMN nasional.
  • Danantara menilai AI, advanced analytics, dan sovereign cloud menjadi fondasi baru daya saing industri Indonesia modern.
  • Danantara Digital Transformation Task Force disiapkan untuk memastikan implementasi digital berjalan terukur dan akuntabel nasional.

BISNISNEWS.COM - Apakah transformasi digital BUMN hanya menjadi proyek mahal tanpa dampak nyata bagi publik dan industri nasional?

Bisakah integrasi teknologi Danantara Indonesia memangkas pemborosan digital hingga 40 persen sekaligus mempercepat lahirnya teknologi strategis nasional?

Danantara Pacu Integrasi Digital BUMN Demi Efisiensi dan Teknologi Nasional

Transformasi digital di lingkungan BUMN memasuki fase baru setelah Danantara Indonesia mempercepat integrasi teknologi lintas korporasi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas nasional.

Baca Juga: Denda Rp875 Juta untuk Indosaku Buka Fakta Baru Pengawasan Penagihan Fintech Digital Nasional

Langkah itu diumumkan dalam Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN yang dipimpin Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, bersama sekitar 60 holding utama BUMN di Jakarta, Jumat.

Danantara menargetkan terciptanya sinergi digital antar-BUMN melalui integrasi platform, layanan bersama, serta penguatan tata kelola teknologi nasional.

Integrasi Platform Digital BUMN Diproyeksi Pangkas Biaya Operasional Nasional

Danantara menilai belanja teknologi, lisensi perangkat lunak, infrastruktur digital, dan layanan bersama masih mengalami tingkat duplikasi cukup tinggi di banyak BUMN.

Baca Juga: Indonesia Percepat Energi Terbarukan Saat Ancaman Krisis Energi Global Kian Mengkhawatirkan Kawasan ASEAN

Kondisi tersebut membuka peluang efisiensi awal sekitar 25 hingga 40 persen, bergantung pada kesiapan dan karakteristik masing-masing korporasi.

“Danantara Indonesia memiliki peran sentral untuk menyelaraskan arah, platform, talenta, dan tata kelola agar setiap inisiatif digital di BUMN tidak berjalan secara terpisah,” kata Sigit.

Ia menegaskan penyelarasan digital penting untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing BUMN, dan menciptakan nilai tambah kolektif bagi negara.

Baca Juga: OJK Denda Indosaku Rp875 Juta, Praktik Penagihan Pinjaman Digital Kini Jadi Sorotan Publik Nasional

Transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat Indonesia Inc melalui kolaborasi antara BUMN, pemerintah, akademisi, dan pelaku industri nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini