hukum

Pengacara Blueray Cargo Ragukan Amplop Suap Kode 1 Sampai ke Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan

Jumat, 29 Mei 2026 | 10:10 WIB
Pengacara Blueray Cargo memberikan keterangan terkait dugaan amplop suap kode 1 dalam perkara Bea Cukai nasional terbaru. Nama Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama ikut terseret. (Dok. Kreasi Dola AI)

Sebelumnya, sejumlah pemberitaan media nasional juga menyoroti dugaan praktik suap di sektor kepabeanan yang dinilai merugikan iklim investasi domestik.

Kasus Bea Cukai Dinilai Berpengaruh Kepada Kepercayaan Pelaku Usaha Nasional

Pelaku usaha logistik menilai stabilitas layanan Bea Cukai sangat penting bagi efisiensi rantai pasok korporasi nasional dan internasional saat ini.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Warga Desa Ikut Menanggung Dampak Kenaikan Dolar AS Pada Harga Kebutuhan Mereka

Kondisi tersebut turut diperhatikan investor pasar modal karena sektor logistik berkaitan erat dengan kinerja emiten transportasi serta perdagangan nasional.

Beberapa korporasi logistik tercatat di Bursa Efek Indonesia seperti PT Citra Van Titipan Kilat Tbk (CGTK) dan PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA).

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, sejumlah emiten logistik masih mencatat pertumbuhan pendapatan seiring meningkatnya aktivitas distribusi nasional pascapemulihan ekonomi.

Baca Juga: BI Ungkap Fakta Terbaru Utang Luar Negeri dan Dampaknya Bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Transparansi Penanganan Kasus Jadi Sorotan Publik dan Investor Nasional

Pengamat hukum pidana menilai penanganan perkara harus mengedepankan transparansi serta asas praduga tak bersalah.

Proses pembuktian harus dilakukan objektif agar tidak memunculkan ketidakpastian hukum bagi dunia usaha nasional.

Kasus Blueray Cargo diperkirakan masih akan berkembang seiring pendalaman jaksa terhadap dugaan aliran dana dan pihak penerima terkait perkara tersebut.****

Halaman:

Tags

Terkini