Ia menilai dugaan pengaturan jalur impor berpotensi menimbulkan kerugian negara karena melemahkan sistem pengawasan kepabeanan dan membuka celah manipulasi administrasi.
Pengawasan Impor Jadi Sorotan dalam Sistem Penerimaan Negara
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memegang peran vital dalam pengawasan arus barang serta penerimaan negara dari sektor kepabeanan.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.500, Mengapa Pemerintah Tetap Yakin APBN Aman di Tengah Tekanan Dolar AS Global
Karena itu, dugaan intervensi terhadap jalur pemeriksaan dinilai dapat berdampak langsung pada tata kelola fiskal nasional.
Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, penguatan pengawasan impor menjadi agenda strategis pemerintah untuk menekan kebocoran penerimaan negara.
Publik Menanti Respons Resmi dari Otoritas Terkait
Uchok menegaskan keberanian KPK diuji ketika berhadapan dengan pejabat aktif yang menduduki posisi strategis.
Baca Juga: Transformasi TLKM 30 Dorong Kinerja Telkom 2025, Mengapa Return Pemegang Saham Justru Melonjak
“Jangan sampai publik melihat ada tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi, semua yang disebut dalam fakta persidangan harus diperiksa,” tegasnya.
Hingga Rabu (13/05/2026), belum ada pernyataan resmi dari KPK maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait desakan pemeriksaan tersebut.****
Artikel Terkait
Purbaya Ungkap Royalti Minerba Berpotensi Naik, Pengusaha Tambang Tunggu Keputusan Final Pemerintah
Dugaan Fraud Telkom Rp5 Triliun Diselidiki Regulator AS, Apa Dampaknya Bagi Saham TLKM dan Investor
Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Melambat Pada Kuartal II 2026, Bank Mandiri Ungkap Penyebab Utamanya
Rupiah Tembus Rp17.500 Per Dolar AS, Ketegangan Selat Hormuz Kini Jadi Ancaman Baru Bagi Stabilitas Ekonomi
Dolar AS Sentuh Rp17.503, Apa Dampaknya Bagi Rupiah dan Seberapa Besar Risiko Gejolak Selat Hormuz
Transformasi TLKM 30 Dorong Kinerja Telkom 2025, Mengapa Return Pemegang Saham Justru Melonjak
Rupiah Tembus Rp17.529, Purbaya Rapat Mendadak di Kemenkeu Siapkan Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar
Rupiah Tembus Rp17.500, Mengapa Pemerintah Tetap Yakin APBN Aman di Tengah Tekanan Dolar AS Global
Tarif Royalti Minerba Masih Dikaji, ini Dampaknya Terhadap Investasi Nikel dan Strategi Hilirisasi Nasional ke Depan
Keyakinan Konsumen Indonesia April 2026 Menguat Saat Tabungan Masyarakat dan Peluang Kerja Sama Sama Naik