THE BOTTOM LINE:
- Penutupan kebocoran pajak jadi strategi utama memperkuat stabilitas fiskal dan pertumbuhan ekonomi
- Pemerintah lakukan langkah konkret redam noise dan perbaiki kebijakan ekonomi.
- Sentimen negatif dinilai bisa memperburuk persepsi meski fundamental stabil.
BISNISNEWS.COM - Apakah pelemahan rupiah benar-benar tanda ekonomi Indonesia melemah dalam waktu dekat ini?
Ataukah sentimen pasar dan “noise” justru membentuk persepsi yang tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional sebenarnya?
Menkeu Tegaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Tetap Kuat dan Stabil
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah dinamika global yang memicu persepsi negatif pasar dalam beberapa bulan terakhir.
Ia menyatakan pemerintah akan terus meredam “noise” yang memicu kekhawatiran publik terhadap arah ekonomi nasional yang dinilai tidak mencerminkan kondisi fundamental sebenarnya.
Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, perekonomian domestik bahkan diproyeksikan tumbuh lebih cepat seiring upaya serius pemerintah memperbaiki berbagai kendala struktural.
Strategi Pemerintah Tutup Kebocoran Pajak dan Perbaiki Kebijakan Fiskal
Pemerintah menempuh langkah konkret dengan menutup potensi kebocoran dalam sistem perpajakan guna meningkatkan efektivitas kebijakan fiskal nasional.
Langkah ini juga disertai penataan ulang sejumlah kebijakan pajak yang sebelumnya memicu polemik dan ketidakpastian di kalangan pelaku pasar.
Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan yang lebih terarah diharapkan mampu memperkuat kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
Pengelolaan Ekspektasi Publik Jadi Kunci Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Menkeu menekankan pentingnya pengelolaan ekspektasi publik untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal global.
Ia menilai sentimen negatif yang berkembang di pasar dapat memperburuk persepsi terhadap rupiah meski kondisi fundamental ekonomi tidak berubah.
Artikel Terkait
Realisasi Investasi Hilirisasi 2026 Naik 8,2 Persen, Pemerataan Ekonomi Luar Jawa Semakin Terlihat Signifikan
Sengketa CMNP Vs MNC Asia Holding Berakhir, Hakim Nyatakan Perbuatan Melawan Hukum dalam Transaksi Lama
Hoaks 750 Dapur MBG Seret Nama Uya Kuya, Sayembara Diluncurkan Bantu Polisi Ungkap Pelaku
Klarifikasi BGN Soal 19.000 Sapi Program Makan Bergizi Gratis dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Harga Pangan
Pemerintah Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun, Saldo Anggaran Lebih Capai Rp420 Triliun Tetap Aman
Likuiditas Valas Perbankan Masih Aman, OJK Pastikan Kebutuhan Nasabah Terpenuhi Tanpa Risiko Nilai Tukar
Pemerintah Buka 116 Blok Migas Baru, Strategi Kejar Target Produksi Minyak Nasional 2026 Lebih Agresif
Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7 Persen Kuartal II-2026, Pemerintah Siapkan Stimulus Hadapi Tekanan Harga Komoditas
Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 di Tengah Tekanan Global, Seberapa Kuat Rupiah dan Stabilitas Keuangan Nasional
Menkeu Purbaya Tegaskan Tidak Ada Ruang Inefisiensi Pajak dan Bea Cukai dalam Survival Mode Ekonomi Indonesia