• Kamis, 4 Juni 2026

Pemerintah Buka 116 Blok Migas Baru, Strategi Kejar Target Produksi Minyak Nasional 2026 Lebih Agresif

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Sabtu, 25 April 2026 | 09:13 WIB
Peta wilayah kerja migas baru yang ditawarkan pemerintah untuk menarik investasi energi global dan meningkatkan produksi nasional. (Dok. Kreasi Dola AI)
Peta wilayah kerja migas baru yang ditawarkan pemerintah untuk menarik investasi energi global dan meningkatkan produksi nasional. (Dok. Kreasi Dola AI)

THE BOTTOM LINE:

  • Pemerintah buka 116 blok migas baru untuk dorong investasi dan capai target produksi 610 ribu barel per hari pada 2026
  • Temuan Sumur Geliga berpotensi 5 TCF gas dan 300 juta barel kondensat memperkuat optimisme sektor energi nasional.
  • Reformasi regulasi dan fleksibilitas kontrak jadi kunci tarik investor global ke sektor hulu migas Indonesia

BISNISNEWS.COM - Mengapa pemerintah membuka 116 blok migas baru di tengah ketidakpastian global?

Bisakah langkah ini benar-benar mempercepat swasembada energi dan menarik investor besar dunia?

Strategi Pembukaan Blok Migas Baru untuk Kejar Target Produksi Nasional

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESFM) membuka 116 blok minyak dan gas bumi untuk investor global guna mengejar target produksi nasional.

Baca Juga: Likuiditas Valas Perbankan Masih Aman, OJK Pastikan Kebutuhan Nasabah Terpenuhi Tanpa Risiko Nilai Tukar

Langkah ini menjadi bagian dari strategi mencapai target produksi minyak sebesar 610 ribu barel per hari sebagaimana tercantum dalam APBN 2026.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman menyatakan pemerintah terus memperluas peluang investasi melalui penawaran wilayah kerja migas dan reformasi regulasi.

Ia menegaskan, “Pemerintah membuka 116 blok migas baru bagi investor global serta membuka kolaborasi teknologi dan operasi pada wilayah kerja eksisting.”

Baca Juga: Pemerintah Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun, Saldo Anggaran Lebih Capai Rp420 Triliun Tetap Aman

Penemuan Cadangan Besar Jadi Modal Dorong Optimisme Energi Nasional

Selain pembukaan blok baru, pemerintah menyoroti temuan besar di Sumur Geliga, Blok Ganal, sebagai momentum penting sektor hulu migas.

Temuan tersebut diperkirakan memiliki potensi gas sebesar 5 TCF dan 300 juta barel kondensat yang dinilai signifikan untuk mendukung produksi nasional.

Penemuan ini memperkuat optimisme pemerintah dalam menjaga ketahanan energi di tengah tekanan geopolitik global yang meningkat.

Baca Juga: Klarifikasi BGN Soal 19.000 Sapi Program Makan Bergizi Gratis dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Harga Pangan

Laode menilai potensi tersebut menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pencapaian target produksi migas nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini