• Kamis, 4 Juni 2026

Pemerintah Buka 116 Blok Migas Baru, Strategi Kejar Target Produksi Minyak Nasional 2026 Lebih Agresif

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Sabtu, 25 April 2026 | 09:13 WIB
Peta wilayah kerja migas baru yang ditawarkan pemerintah untuk menarik investasi energi global dan meningkatkan produksi nasional. (Dok. Kreasi Dola AI)
Peta wilayah kerja migas baru yang ditawarkan pemerintah untuk menarik investasi energi global dan meningkatkan produksi nasional. (Dok. Kreasi Dola AI)

Mitigasi Risiko Energi Dilakukan Pasca Gangguan Jalur Global Strategis

Pemerintah juga menjalankan langkah mitigasi komprehensif pasca penutupan Selat Hormuz akibat ketegangan di Timur Tengah.

Jalur tersebut selama ini menjadi salah satu rute penting bagi sekitar 20 persen pasokan minyak mentah yang digunakan Indonesia.

Baca Juga: Sengketa CMNP Vs MNC Asia Holding Berakhir, Hakim Nyatakan Perbuatan Melawan Hukum dalam Transaksi Lama

Langkah mitigasi mencakup diversifikasi impor energi, optimalisasi pasokan domestik, serta peningkatan penggunaan biofuel.

“Langkah lainnya termasuk peningkatan kinerja kilang, penguatan kerja sama bilateral, dan kebijakan konsumsi energi yang efisien,” ujar Laode.

Reformasi Regulasi Migas Jadi Kunci Tarik Investasi Global Lebih Besar

Untuk meningkatkan daya tarik investasi, pemerintah melakukan transformasi regulasi dengan fleksibilitas skema kontrak bagi investor.

Baca Juga: MNC Group Ajukan Banding Usai Putusan Rp531,5 Miliar dalam Gugatan CMNP Jadi Sorotan Publik Luas

Investor kini dapat memilih atau beralih antara skema Gross Split dan Cost Recovery sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko proyek.

Selain itu, pemerintah memberikan insentif fiskal berbasis keekonomian proyek serta mempercepat proses perizinan melalui PP Nomor 28 Tahun 2025.

Laode menegaskan reformasi ini bertujuan memberikan kepastian usaha sehingga investasi dapat bergerak lebih cepat dan efisien.

Baca Juga: Uya Kuya Gelar Sayembara Rp1 Juta Bongkar Pelaku Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Alasan Lengkapnya

Komitmen Swasembada Energi Jadi Fokus Utama Pemerintah ke Depan

Langkah strategis ini sejalan dengan visi swasembada energi dalam agenda pembangunan nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

Pemerintah berupaya menjaga kedaulatan energi di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang dan penuh ketidakpastian.

Laode menegaskan Indonesia tidak hanya menawarkan sumber daya, tetapi juga peluang investasi yang konkret bagi pelaku industri global.

“Reformasi sedang berlangsung dan pemerintah mengundang investor untuk menjadi bagian dari pengembangan sektor hulu migas Indonesia,” ujarnya.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini