Pelaku usaha ritel, makanan dan minuman, properti, serta otomotif menghadapi konsumen yang semakin selektif dalam berbelanja.
Latar belakang kondisi ini sejalan dengan sejumlah laporan ekonomi yang menunjukkan perlambatan penjualan pada beberapa sektor meskipun pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga.
Strategi Efisiensi Menjadi Kunci Menjaga Keberlangsungan Bisnis
Berdasarkan pengalaman lebih dari tiga dekade sebagai pengusaha, Agung mendorong pelaku usaha memperkuat efisiensi operasional.
Ia menyarankan digitalisasi proses bisnis, optimalisasi distribusi, pengurangan pemborosan energi, serta pengelolaan persediaan yang lebih efektif.
“Likuiditas menjadi faktor penting dalam periode penuh ketidakpastian,” kata Agung.
Menurutnya, pengusaha perlu mempercepat penagihan piutang dan mengendalikan pengeluaran non-prioritas untuk menjaga kesehatan arus kas.
Peluang Ekspor Dinilai Tetap Menarik Bagi Pelaku Usaha
Di tengah tekanan domestik, pelemahan rupiah dinilai dapat membuka peluang baru bagi produk Indonesia di pasar internasional.
Produk ekspor menjadi relatif lebih kompetitif karena harga yang lebih menarik bagi pembeli luar negeri.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.812, Ichsanuddin Noorsy Ungkap Sinyal Tekanan Ekonomi Terlihat Pada Sektor Riil
“Pengusaha yang mampu menjaga efisiensi, mengelola risiko, memperkuat arus kas, serta menangkap peluang baru akan memiliki posisi lebih kuat,” tegas Agung.
Ia menambahkan kemampuan beradaptasi menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan korporasi menghadapi siklus ekonomi yang penuh tantangan.****
Artikel Terkait
PSMTI Yogyakarta Punya Ketua Baru, Musprov III Soroti Regenerasi Kepemimpinan dan Arah Organisasi Daerah
Bahlil Cari Pembuat Lagu MBG Viral, Respons Santainya Justru Memicu Perhatian Publik Lebih Luas Nasional
Rupiah Tembus Rp17.812, Ichsanuddin Noorsy Ungkap Sinyal Tekanan Ekonomi Terlihat Pada Sektor Riil
Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta Bandung, Apa Dampaknya Bagi Masa Depan Whoosh Nasional
Badan Ekspor Baru dan PP 21/2026 Berpotensi Tekan Penjualan Serta Profitabilitas Wilmar Cahaya Indonesia
Kejari Karawang Segel PT BAS Lagi, Temuan BPK Rp1,3 Triliun Dorong Sorotan Baru Terhadap BTN Nasional
Hari Raya Waisak 2026, BRI Peduli Tebar Kepedulian Lewat Sebanyak 1.000 Paket Sembako untuk Umat Buddha
WALHI Desak Audit Lingkungan PT FHT Setelah Dugaan Sedimentasi Muncul di Perairan Teluk Buli Halmahera Timur
Rupiah Mendekati Rp18.000 Per Dolar AS, Mengapa Pemerintah Tetap Optimistis Ekonomi Tetap Kuat Tahun Ini
Mengapa Indonesia Belum Menjadi Negara Maju Meski Kaya SDA dan Bonus Demografi yang Sangat Besar