Darto mengingatkan negara pernah mengalami pengalaman pahit ketika monopoli perdagangan dijalankan atas nama kepentingan nasional.
Ia menilai kesalahan kebijakan serupa tidak boleh kembali terjadi pada industri sawit yang kini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar Indonesia.
Baca Juga: Viral Dugaan Kebocoran Data Mobile Banking BCA di Dark Web, Isu Peretasan Picu Kekhawatiran Nasabah
Sebagai informasi, industri sawit selama beberapa tahun terakhir menjadi penopang utama ekspor nonmigas nasional dan menjaga surplus neraca perdagangan Indonesia.
Potensi Tekanan Harga TBS Dinilai Mengancam Petani Sawit Daerah
POPSI menilai kebijakan ekspor satu pintu berpotensi menciptakan monopsoni atau penguasaan jalur ekspor oleh pihak tertentu melalui korporasi negara.
Menurut organisasi tersebut, kondisi itu dapat mengurangi akses langsung pelaku usaha swasta terhadap pembeli global dan melemahkan kompetisi pasar.
Baca Juga: Sentralisasi Ekspor SDA dan Pembentukan Danantara DSI Picu Koreksi Tajam IHSG pada Perdagangan Kamis
Darto mengatakan pemerintah nantinya memiliki kontrol besar terhadap volume ekspor, harga referensi, dan pengaturan perdagangan sawit nasional.
Ia menilai situasi tersebut rawan menciptakan ketidakpastian pasar dan membuka peluang penyalahgunaan kewenangan perdagangan.
POPSI juga mengingatkan petani sawit dapat menjadi pihak paling terdampak jika jumlah pembeli menyempit akibat sentralisasi ekspor.
Dalam kondisi tersebut, posisi petani sebagai penjual tandan buah segar atau TBS dinilai semakin lemah sehingga harga berpotensi tertekan.
Sawit Dinilai Menjadi Penopang Devisa dan Stabilitas Rupiah Nasional
Darto menegaskan industri sawit Indonesia saat ini berbeda dengan tata niaga cengkeh pada masa lalu karena terintegrasi dengan pasar global.
Ia menyebut sawit menjadi sumber devisa utama negara sekaligus penopang ekonomi jutaan petani dan daerah penghasil sawit nasional.
Artikel Terkait
Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Sidang Blueray Cargo Buktikan Dugaan Suap Pejabat Kepabeanan Nasional
Pemerintah Siapkan Sosialisasi Aturan Baru Ekspor SDA Sebelum Skema Eksportir Tunggal Berlaku Resmi Mulai Juni
Airlangga Pastikan Pelaku Usaha Tetap Aman Hadapi Aturan Baru Ekspor Komoditas SDA Strategis Nasional
IHSG Anjlok Setelah Rencana BUMN Ekspor SDA Muncul, Investor Soroti Risiko Regulasi Baru Nasional
Sentralisasi Ekspor SDA dan Pembentukan Danantara DSI Picu Koreksi Tajam IHSG pada Perdagangan Kamis
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah Hingga Rp17.700 Per Dolar AS di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Dugaan Peretasan Mobile Banking BCA Ramai Dibahas, Data Nasabah Disebut Dijual di Forum Dark Web Internasional
Viral Dugaan Kebocoran Data Mobile Banking BCA di Dark Web, Isu Peretasan Picu Kekhawatiran Nasabah
IHSG Rebound Ditopang Saham Energi dan Barang Baku Setelah Sempat Menyentuh Level Psikologis Penting
Rupiah Sentuh Rp17.700, BI Tegaskan Kondisi Ekonomi Berbeda dengan Krisis Moneter 1998 Sekarang