• Kamis, 4 Juni 2026

Pergantian Komando Komunikasi Istana Disorot Publik, Pemerintah Masih Gunakan Pola Lama Hadapi Era Algoritma

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Rabu, 29 April 2026 | 05:00 WIB
Aktivitas media sosial  membentuk opini publik secara cepat menjadi tantangan besar bagi strategi komunikasi pemerintah saat ini (Dok. Kreasi Dola AI)
Aktivitas media sosial membentuk opini publik secara cepat menjadi tantangan besar bagi strategi komunikasi pemerintah saat ini (Dok. Kreasi Dola AI)

Agus Sullistriyono menegaskan bahwa tanpa aktivasi jaringan distribusi yang luas, narasi pemerintah sulit menjangkau audiens secara efektif dan merata.

Strategi Komunikasi Harus Berubah Dari Penjelasan Menjadi Distribusi Perhatian

Menurut Agus Sullistriyono, pemerintah perlu menggeser strategi dari sekadar menjelaskan kebijakan menjadi mengelola distribusi perhatian publik secara aktif.

Baca Juga: Laba Permata Bank Capai Rp920 Miliar Pada Kuartal Pertama 2026, Strategi Korporasi Mampu Jaga Pertumbuhan

Pendekatan ini menuntut kecepatan dalam merespons isu, bahkan sebelum informasi berkembang menjadi opini yang sulit dikendalikan.

Selain itu, format komunikasi perlu disesuaikan dengan preferensi publik seperti video pendek, visual kuat, dan pesan yang langsung pada inti.

Latar Belakang Pergantian Komunikasi Istana dalam Beberapa Tahun Terakhir

Pergantian posisi komunikasi di lingkungan Istana bukan pertama kali terjadi, sebagaimana tercatat dalam sejumlah pemberitaan media arus utama dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Indonesia Masuk Negara Tahan Krisis Energi Global 2026, Ini Penjelasan Strategi Ketahanan Energi Pemerintah

Langkah tersebut kerap diambil untuk memperbaiki persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah di tengah meningkatnya tekanan opini digital.

Namun, tanpa perubahan sistemik, pergantian figur dinilai berpotensi hanya menjadi solusi jangka pendek yang tidak menyentuh akar persoalan komunikasi negara.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini