THE BOTTOM LINE:
- Permata Bank mencatat laba Rp920 miliar Q1 2026, tumbuh 16,6 persen didorong kredit berkualitas dan efisiensi operasional
- Direktur Keuangan Permata Bank menegaskan strategi digital dan manajemen risiko jadi kunci menjaga kinerja tetap stabil
- Kinerja ini menunjukkan ketahanan sektor perbankan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan eksternal
BISNISNEWS.COM - Apakah pertumbuhan laba bank masih berkelanjutan saat tekanan global belum mereda dan suku bunga masih fluktuatif?
Mengapa Permata Bank mampu mencetak kinerja solid ketika banyak sektor lain justru melambat pada awal 2026?
Kinerja Laba Permata Bank Kuartal Pertama Tumbuh Konsisten Tahun Ini
Permata Bank membukukan laba bersih Rp920 miliar pada kuartal pertama 2026, tumbuh 16,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pencapaian ini mencerminkan kekuatan fundamental korporasi dalam menjaga pertumbuhan bisnis di tengah dinamika ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.
Kinerja positif tersebut sekaligus memperkuat posisi korporasi sebagai salah satu pemain penting di industri perbankan nasional yang kompetitif.
Strategi Kredit Selektif dan Digitalisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis
Direktur Keuangan Permata Bank Meliza M Rusli menyampaikan bahwa pertumbuhan laba ditopang penyaluran kredit yang selektif dan fokus pada sektor berkualitas.
Ia menegaskan bahwa transformasi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi layanan serta memperluas akses nasabah ke berbagai produk keuangan.
Kombinasi strategi ini dinilai mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko secara berkelanjutan.
Efisiensi Operasional dan Manajemen Risiko Perkuat Stabilitas Keuangan Korporasi
Korporasi juga mencatat peningkatan efisiensi operasional yang berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan laba bersih pada awal tahun ini.
Pengendalian biaya dilakukan secara disiplin tanpa mengurangi kualitas layanan, sehingga tetap menjaga kepuasan dan loyalitas nasabah.
Artikel Terkait
Bobibos Belum Penuhi Standar, Kementerian ESDM Wajibkan Uji Teknis Lemigas Sebelum Masuk Pasar Energi
Menkeu Purbaya Tegaskan Penindakan Pajak Diperkuat, 40 Korporasi Dibidik Tim Khusus Independen
Reshuffle Kabinet Prabowo Hari Ini 27 April 2026, Daftar Nama Menteri Baru Mulai Terungkap ke Publik
Kabar Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat Hari Ini Ini, Prediksi Menteri Baru dan Dampaknya Bagi Pemerintahan
Rupiah Melemah Ke Rp17.300, Apakah Narasi Undervalued Masih Relevan di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Prabowo Subianto Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ungkap Kedekatan dengan Ahmad Dhani
Kehadiran Prabowo di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Jadi Sorotan Publik dan Tokoh Nasional
Reformasi Free Float Indonesia Diakui MSCI, Ini Momentum Baru Masuknya Investasi Asing Besar Ke Pasar Saham
Indonesia Terdampak Perubahan Indeks J.P. Morgan, Saat Arab Saudi Filipina Masuk Pasar Obligasi Global
Indonesia Masuk Negara Tahan Krisis Energi Global 2026, Ini Penjelasan Strategi Ketahanan Energi Pemerintah