THE BOTTOM LINE:
- Pengakuan MSCI atas reformasi free float menjadi sinyal positif peningkatan kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor global.
- Langkah OJK memperkuat transparansi dan likuiditas dinilai mampu meningkatkan daya saing investasi nasional secara berkelanjutan.
- Momentum evaluasi MSCI membuka peluang masuknya arus modal asing lebih besar ke pasar saham domestik.
BISNISNEWS.COM - Apakah reformasi pasar modal Indonesia akhirnya mendapat pengakuan global yang selama ini dinantikan investor?
Seberapa besar dampak penilaian terbaru terhadap arus investasi asing dan kepercayaan pasar domestik?
Reformasi Free Float Indonesia Dapat Pengakuan Global dari MSCI
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK enyambut positif penilaian terbaru dari MSCI Inc. terkait pembaruan free float saham Indonesia pada Senin, 20/04/2026.
Baca Juga: Kehadiran Prabowo di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Jadi Sorotan Publik dan Tokoh Nasional
Penilaian ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa reformasi struktural pasar modal nasional mulai diakui oleh pelaku pasar global yang selama ini menjadi tolok ukur investasi internasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi menyatakan bahwa langkah strategis bersama Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia telah meningkatkan transparansi dan integritas pasar.
“Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan perlindungan investor, serta mendorong pasar modal Indonesia lebih transparan dan kompetitif global,” ujar Hasan Fawzi.
Langkah Strategis OJK Tingkatkan Transparansi dan Likuiditas Saham Nasional
Sejumlah reformasi yang dicatat MSCI mencakup transparansi kepemilikan saham di atas satu persen yang kini lebih terbuka bagi investor publik.
OJK juga memperkuat klasifikasi investor menjadi lebih granular guna meningkatkan akurasi data serta memperbaiki analisis struktur kepemilikan pasar.
Selain itu, implementasi kerangka kerja High Shareholding Concentration atau HSC dilakukan untuk mengurangi dominasi kepemilikan saham tertentu yang berpotensi menekan likuiditas pasar.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Penindakan Pajak Diperkuat, 40 Korporasi Dibidik Tim Khusus Independen
Kebijakan lain adalah peningkatan batas minimum free float saham yang bertujuan memperluas distribusi kepemilikan serta meningkatkan aktivitas perdagangan di pasar sekunder.
Artikel Terkait
Donald Trump Dievakuasi Usai Tembakan Terdengar di Acara Gedung Putih, Ini Kronologi Lengkapnya
ESDM Minta Bobibos Uji Teknis Lemigas Sebelum Dipasarkan, Ini Alasan Pentingnya Standarisasi Energi
Bobibos Belum Penuhi Standar, Kementerian ESDM Wajibkan Uji Teknis Lemigas Sebelum Masuk Pasar Energi
Pemerintah Perketat Penegakan Pajak Bentuk Tim Khusus Kejar 40 Korporasi Penunggak Tingkatkan Kepatuhan
Menkeu Purbaya Tegaskan Penindakan Pajak Diperkuat, 40 Korporasi Dibidik Tim Khusus Independen
Reshuffle Kabinet Prabowo Hari Ini 27 April 2026, Daftar Nama Menteri Baru Mulai Terungkap ke Publik
Kabar Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat Hari Ini Ini, Prediksi Menteri Baru dan Dampaknya Bagi Pemerintahan
Rupiah Melemah Ke Rp17.300, Apakah Narasi Undervalued Masih Relevan di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Prabowo Subianto Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ungkap Kedekatan dengan Ahmad Dhani
Kehadiran Prabowo di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Jadi Sorotan Publik dan Tokoh Nasional