• Kamis, 4 Juni 2026

Reformasi Free Float Indonesia Diakui MSCI, Ini Momentum Baru Masuknya Investasi Asing Besar Ke Pasar Saham

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Selasa, 28 April 2026 | 06:33 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi meningkatkan transparansi kepemilikan saham menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan pasar (Instagram.com @fridericawidyasari)
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi meningkatkan transparansi kepemilikan saham menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan pasar (Instagram.com @fridericawidyasari)

Momentum Evaluasi MSCI Jadi Peluang Strategis Tarik Investor Global

Saat ini MSCI tengah melakukan asesmen lanjutan dengan memanfaatkan data terbaru dari reformasi yang telah dijalankan oleh otoritas pasar modal Indonesia.

Proses tersebut juga melibatkan masukan dari investor global sebagai bagian dari MSCI Index Review Mei 2026 dan Market Accessibility Review Juni 2026.

Baca Juga: Kabar Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat Hari Ini Ini, Prediksi Menteri Baru dan Dampaknya Bagi Pemerintahan

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut pengakuan awal ini sebagai indikasi positif arah kebijakan pasar modal nasional.

“Ke depan, implementasi reformasi akan terus dijaga konsisten dan diperkuat melalui koordinasi dengan pelaku pasar global,” kata Friderica Widyasari Dewi.

Delapan Rencana Aksi Jadi Fondasi Penguatan Integritas Pasar Modal

OJK terus mendorong delapan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal sebagai strategi jangka panjang memperkuat fondasi industri keuangan.

Baca Juga: Prabowo Subianto Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ungkap Kedekatan dengan Ahmad Dhani

Langkah tersebut mencakup peningkatan transparansi, likuiditas, penegakan hukum, tata kelola, serta pendalaman pasar untuk meningkatkan daya saing global.

Momentum ini dinilai penting karena sebelumnya sejumlah laporan internasional menyoroti isu likuiditas dan konsentrasi kepemilikan saham di Indonesia.

Dengan reformasi berkelanjutan, OJK optimistis pasar modal Indonesia akan semakin kredibel, likuid, dan mampu menarik arus investasi yang lebih besar ke dalam negeri. (Ati Kurnia).****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini