“Pemberian Tunjangan Hari Raya yang kemudian dibelanjakan untuk makanan, minuman, pakaian, dan akomodasi menyebabkan konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52 persen,” kata Handi.
Latar belakang kenaikan konsumsi juga terlihat dalam tren mobilitas Lebaran 2026 yang meningkat dibanding tahun sebelumnya berdasarkan sejumlah laporan pemerintah dan operator transportasi nasional.
Sektor Transportasi dan Akomodasi Alami Lonjakan Pertumbuhan Signifikan
Lonjakan aktivitas mudik dan wisata domestik turut mendongkrak sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,04 persen pada Triwulan I 2026.
Sementara itu, sektor penyediaan akomodasi serta makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi mencapai 13,14 persen secara tahunan.
Handi menilai peningkatan aktivitas masyarakat selama libur panjang menjadi katalis utama pertumbuhan sektor jasa berbasis konsumsi domestik.
Selain faktor musiman, program pemerintah juga disebut ikut memperkuat aktivitas ekonomi nasional sepanjang awal tahun 2026.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Naik Tajam Triwulan I 2026, Apa Dampaknya Bagi Dunia Usaha
Program Makan Bergizi Gratis, pembayaran gaji ke-14 aparatur sipil negara, pengangkatan ASN baru, serta peningkatan belanja pemerintah dinilai membantu menjaga perputaran ekonomi domestik.
“Program Makan Bergizi Gratis berhasil mendorong konsumsi rumah tangga dan aktivitas ekonomi sektor terkait,” ujar Handi.
Kontraksi Triwulanan dan Ancaman Global Masih Membayangi Indonesia
Di balik pertumbuhan tahunan yang tinggi, ekonomi Indonesia masih mengalami kontraksi 0,77 persen secara triwulanan dibanding Triwulan IV 2025.
Handi menilai kontraksi tersebut merupakan pola musiman setelah aktivitas ekonomi biasanya mencapai puncak pada akhir tahun.
Ia juga mengingatkan adanya efek basis rendah atau low base effect karena pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya relatif lebih rendah.
“Tidak bisa dipungkiri masih terdapat efek basis rendah pada pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2026,” ungkap Handi.
Artikel Terkait
Teknologi Baru Tiongkok Berpotensi Ubah Peta Kekuatan Digital Dunia dan Tekan Dominasi Amerika Serikat
Bali Menuju Pusat Keuangan Baru, Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal untuk Tingkatkan Daya Saing Nasional
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Naik Tajam Triwulan I 2026, Apa Dampaknya Bagi Dunia Usaha
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,61 Persen, Tertinggi Lima Tahun Apa Faktor Utamanya
Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh Stabil Didukung Investasi Ekspor dan Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat
Rupiah Bergantung Modal Asing, Mengapa Defisit Transaksi Berjalan Terus Tekan Nilai Tukar Indonesia Hingga Kini
Rupiah Tembus Rp17.400, Dosen UGM Ungkap Faktor Global dan Risiko Besar Ekonomi Indonesia Saat Ini
Indonesia Siapkan Panda Bond di Tiongkok Saat Ketergantungan Dolar AS Global Mulai Dipertanyakan Investor
INDEF Soroti Tantangan Besar Indonesia Kejar Target SDGs Lingkungan Jelang Pembangunan Berkelanjutan 2030
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen Saat Konsumsi Lebaran dan Belanja Pemerintah Melonjak Awal Tahun 2026