• Kamis, 4 Juni 2026

Bali Menuju Pusat Keuangan Baru, Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal untuk Tingkatkan Daya Saing Nasional

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Rabu, 6 Mei 2026 | 20:00 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan strategi insentif fiskal untuk meningkatkan daya tarik KEK keuangan Bali bagi investor global. (Instagram.com @Menkeuri)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan strategi insentif fiskal untuk meningkatkan daya tarik KEK keuangan Bali bagi investor global. (Instagram.com @Menkeuri)

THE BOTTOM LINE:

  • Insentif fiskal disiapkan pemerintah untuk mendukung KEK keuangan Bali sebagai pusat investasi jasa keuangan baru nasional.
  • KEK keuangan Bali diproyeksikan meningkatkan daya saing Indonesia di sektor jasa keuangan global dan regional.
  • Strategi ini menjadi bagian diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada sektor pariwisata dan komoditas.

BISNISNEWS.COM - Apakah Bali akan bertransformasi dari destinasi wisata menjadi pusat keuangan baru Indonesia yang kompetitif di kawasan?

Sejauh mana insentif fiskal yang disiapkan pemerintah mampu menarik investor global dan memperkuat posisi Indonesia di sektor jasa keuangan?

Strategi Pemerintah Dorong KEK Keuangan Bali Berbasis Insentif Fiskal Kompetitif

Pemerintah menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus keuangan di Bali sebagai strategi memperkuat sektor jasa keuangan nasional dan menarik investasi berkualitas tinggi.

Baca Juga: Tiongkok Kembangkan Teknologi Baru Tantang Dominasi AS dalam Persaingan Digital Global Masa Depan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan insentif fiskal sedang dirancang untuk meningkatkan daya saing kawasan tersebut.

Ia menegaskan insentif fiskal menjadi kunci penting agar KEK keuangan Bali mampu bersaing dengan pusat keuangan regional lainnya.

Insentif Pajak dan Regulasi Fleksibel Jadi Daya Tarik Investor Global

Purbaya menyampaikan bahwa skema insentif fiskal akan difokuskan pada kemudahan pajak dan regulasi untuk pelaku industri jasa keuangan.

Baca Juga: Peringatan ExxonMobil: Harga Minyak Dunia Bisa Melonjak Akibat Ketidakseimbangan Pasokan dan Permintaan

Kebijakan ini diharapkan mampu menarik korporasi global untuk menjadikan Bali sebagai basis operasional regional.

Menurutnya, keberadaan KEK keuangan akan membuka peluang bagi industri keuangan digital dan investasi berbasis teknologi.

Potensi Bali Sebagai Pusat Keuangan Baru di Kawasan Asia Tenggara

Bali dinilai memiliki keunggulan dari sisi infrastruktur, konektivitas internasional, dan daya tarik global sebagai destinasi bisnis dan investasi.

Baca Juga: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kebijakan Baru Jaga Ketahanan Pangan Indonesia Saat Krisis Global Meluas

Purbaya menilai kombinasi antara pariwisata dan sektor keuangan dapat menciptakan ekosistem ekonomi baru yang berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini