• Kamis, 4 Juni 2026

Peringatan ExxonMobil: Harga Minyak Dunia Bisa Melonjak Akibat Ketidakseimbangan Pasokan dan Permintaan

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Rabu, 6 Mei 2026 | 05:55 WIB
CEO ExxonMobil, Darren Woods:  Kilang minyak global menjadi pusat perhatian di tengah prediksi kenaikan harga minyak dunia. (Dok Kreasi Gemini AI)
CEO ExxonMobil, Darren Woods: Kilang minyak global menjadi pusat perhatian di tengah prediksi kenaikan harga minyak dunia. (Dok Kreasi Gemini AI)

THE BOTTOM LINE:  

  • Harga minyak dunia berpotensi melonjak akibat ketegangan geopolitik dan pasokan terbatas, memicu kekhawatiran pasar energi global.
  • CEO ExxonMobil menilai ketidakseimbangan suplai dan permintaan menjadi faktor utama tekanan harga minyak ke depan.
  • Lonjakan harga minyak berisiko meningkatkan inflasi global dan beban ekonomi negara berkembang seperti Indonesia

BISNISNEWS.COM - Apakah harga minyak dunia akan kembali melonjak dan membebani ekonomi global dalam waktu dekat?

Seberapa besar dampaknya bagi Indonesia yang masih bergantung pada impor energi di tengah ketidakpastian geopolitik global?

Proyeksi Kenaikan Harga Minyak Dipicu Ketegangan Global dan Permintaan Energi

Harga minyak dunia berpotensi melonjak lebih tinggi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan prospek permintaan energi global yang tetap kuat menurut pernyataan pimpinan korporasi energi global.

Baca Juga: MBG Harus Jalan Terus Saat Kepercayaan Publik Turun, Agus Sulistriyono Soroti Kepemimpinan BGN

Chief Executive Officer ExxonMobil, Darren Woods, menyampaikan bahwa faktor geopolitik dan dinamika pasokan global menjadi pendorong utama potensi kenaikan harga minyak dalam waktu mendatang.

Ia menilai ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan dapat menciptakan tekanan harga, terutama ketika produksi tidak mampu mengimbangi lonjakan konsumsi energi global.

Faktor Geopolitik dan Pasokan Global Jadi Penentu Harga Minyak

Darren Woods menegaskan bahwa ketidakpastian geopolitik terus menjadi faktor dominan dalam menentukan arah harga minyak dunia.

Baca Juga: Respons Buruh Soal Program Makan Bergizi Gratis Saat May Day Picu Evaluasi Implementasi Pemerintah

Menurutnya, konflik dan gangguan pasokan di sejumlah wilayah produsen utama dapat memicu lonjakan harga secara signifikan dalam waktu relatif singkat.

Ia juga menyebutkan bahwa investasi di sektor energi yang belum optimal berpotensi memperketat pasokan global di tengah permintaan yang terus meningkat.

Dampak Kenaikan Harga Minyak Terhadap Ekonomi dan Inflasi Global

Kenaikan harga minyak berpotensi mendorong inflasi global, terutama pada sektor transportasi dan logistik yang sangat bergantung pada energi fosil.

Baca Juga: Konflik Energi Global Memanas Setelah Tiongkok Kritik Sanksi Amerika Serikat Terhadap Kilang Minyak Iran

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, lonjakan harga minyak dapat meningkatkan beban subsidi energi serta memperlebar defisit neraca perdagangan.

Kondisi ini sejalan dengan pengalaman sebelumnya saat harga minyak melonjak akibat konflik geopolitik, yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini