• Kamis, 4 Juni 2026

Konflik Energi Global Memanas Setelah Tiongkok Kritik Sanksi Amerika Serikat Terhadap Kilang Minyak Iran

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Senin, 4 Mei 2026 | 22:00 WIB
Presiden Xi Jinping. Kilang minyak Iran menjadi simbol konflik energi global antara kekuatan besar dunia.  (Instagram.com @xi_jinping_official)
Presiden Xi Jinping. Kilang minyak Iran menjadi simbol konflik energi global antara kekuatan besar dunia. (Instagram.com @xi_jinping_official)

THE BOTTOM LINE:

  • Tiongkok menolak sanksi Amerika Serikat atas kilang minyak Iran, menilai kebijakan sepihak berisiko ganggu stabilitas energi global.
  • Ketegangan geopolitik meningkat, berpotensi memicu volatilitas harga minyak dan tekanan ekonomi bagi negara berkembang.
  • Isu ini memperlihatkan konflik kepentingan global antara keamanan energi, diplomasi, dan kebijakan sanksi internasional

BISNISNEWS.COM - Apakah langkah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi baru justru memperkeruh stabilitas energi global?

Bagaimana sikap tegas Tiongkok memengaruhi peta geopolitik dan perdagangan minyak dunia saat ini?

Tiongkok Kecam Sanksi Amerika Serikat Atas Kilang Minyak Terkait Iran

Tiongkok secara terbuka menentang langkah Amerika Serikat yang dinilai mengabaikan kepentingan global dengan menjatuhkan sanksi terhadap kilang minyak terkait Iran.

Baca Juga: Pastikan Menkeu Purbaya Sehat, Klarifikasi Resmi Kemenkeu Redam Spekulasi Publik dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Tiongkok menyatakan bahwa kebijakan tersebut berpotensi merusak stabilitas pasar energi internasional serta memperburuk ketegangan geopolitik yang sudah tinggi.

Dalam pernyataannya, Kemenlu Tiongkok menegaskan bahwa negaranya menolak segala bentuk sanksi sepihak yang tidak berbasis hukum internasional.

Dampak Sanksi Terhadap Stabilitas Pasar Energi Global dan Regional

Langkah Amerika Serikat ini berpotensi mengganggu rantai pasok minyak global, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dunia yang masih berlangsung hingga 2026.

Baca Juga: Danantara Masuk Bisnis Ojol Ambil Saham Aplikator, Ini Pengaruhnya Pada Tarif dan Kesejahteraan Driver

Data menunjukkan bahwa Iran merupakan salah satu pemasok minyak penting dengan produksi mencapai jutaan barel per hari yang berdampak pada harga energi global.

Ketegangan ini dinilai dapat memicu volatilitas harga minyak, yang pada akhirnya berdampak pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia sebagai konsumen energi.

Tiongkok Tegaskan Penolakan Sanksi Sepihak dan Dorong Dialog Diplomatik

Tiongkok menilai bahwa pendekatan sanksi sepihak bukan solusi efektif dalam menyelesaikan konflik internasional, khususnya terkait program energi Iran.

Baca Juga: Minyak Dunia Melonjak, Tenggat 60 Hari Presiden Donald Trump Picu Kekhawatiran Pasar Energi Global Saat Ini

Tiongkok menekankan pentingnya dialog dan kerja sama multilateral untuk menjaga stabilitas kawasan dan global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini