• Kamis, 4 Juni 2026

ICP Tembus 100 Dolar AS, Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik Tahun Ini

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Minggu, 3 Mei 2026 | 07:10 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM dan LPG subsidi tidak naik dalam kondisi ICP tinggi (Dok. Kreasi Dola AI)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM dan LPG subsidi tidak naik dalam kondisi ICP tinggi (Dok. Kreasi Dola AI)

THE BOTTOM LINE: 

  • Harga BBM dan LPG subsidi dipastikan tidak naik meski ICP berpotensi mencapai 100 Dolar AS per barel global.
  • Pemerintah prioritaskan stabilitas harga energi untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi domestik.
  • Kebijakan subsidi energi tetap jadi strategi utama menghadapi tekanan harga minyak dunia yang meningkat

BISNISNEWS.COM - Apakah harga BBM dan LPG subsidi akan tetap stabil meski harga minyak dunia melonjak tajam?

Bagaimana pemerintah menjaga daya beli masyarakat saat ICP berpotensi menembus Dolar AS 100 per barel?

Kebijakan Energi Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM Subsidi Nasional

Pemerintah memastikan harga BBM dan LPG subsidi tidak akan naik meski Indonesian Crude Price (IPC) berpotensi mencapai Dolar AS 100 per barel dalam dinamika global terkini.

Baca Juga: Dinamika Tambang Nikel WBN, Antara Penegakan Aturan dan Menjaga Stabilitas Industri Strategis Nasiona⁰l

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen tersebut sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Ia menyatakan bahwa kebijakan subsidi tetap menjadi instrumen utama negara dalam melindungi kelompok rentan dari tekanan harga energi global yang fluktuatif.

Lonjakan ICP Global Jadi Tantangan Fiskal dan Kebijakan Energi

Kenaikan ICP dipicu oleh ketegangan geopolitik dan dinamika pasokan global yang mendorong harga minyak dunia meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Mentan Temukan Selisih Data Bibit Kelapa di Manado, Program Pembibitan Disorot Ketat Pemerintah Pusat

Dalam konteks ini, pemerintah menghadapi tantangan menjaga keseimbangan antara beban subsidi energi dan kesehatan fiskal nasional secara berkelanjutan.

Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan skenario mitigasi untuk mengantisipasi lonjakan harga tanpa membebani masyarakat secara langsung.

Pernyataan Resmi Menteri ESDM Tegaskan Komitmen Subsidi Energi

Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga BBM subsidi dan LPG tetap dijaga stabil oleh pemerintah.

Baca Juga: Komdigi Tegaskan Video Amien Rais Soal Prabowo Hoaks, Picu Kekhawatiran Terhadap Disinformasi Digital

Ia mengatakan bahwa sekalipun ICP mencapai Dolar AS 100 per barel, pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM dan LPG subsidi demi kepentingan rakyat.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini