• Kamis, 4 Juni 2026

Keputusan The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia dan Pasar Keuangan

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Sabtu, 2 Mei 2026 | 21:00 WIB
Ketua The Fed Jerome Powell memberikan sinyal kebijakan moneter yang masih ketat bagi ekonomi dunia. (Facebook.com @Jerome Powell)
Ketua The Fed Jerome Powell memberikan sinyal kebijakan moneter yang masih ketat bagi ekonomi dunia. (Facebook.com @Jerome Powell)

THE BOTTOM LINE:

  • The Fed diperkirakan menahan suku bunga demi menjaga stabilitas inflasi dan ekonomi global di tengah ketidakpastian pasar keuangan.
  • Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa era suku bunga tinggi masih berlanjut dan berdampak pada biaya pinjaman global.
  • Transisi kepemimpinan Jerome Powell menambah ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat ke depan

BISNISNEWS.COM - Apakah suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama dari perkiraan pasar global?

Bagaimana keputusan terakhir bank sentral Amerika memengaruhi rupiah, investasi, dan kredit Anda?

Ekspektasi Pasar Global Terhadap Keputusan Suku Bunga The Fed Terbaru

Pasar global memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan terbaru, Selasa (29/04/2026).

Baca Juga: ESDM Respons Tambang WBN Tutup, Revisi RKAB Jadi Kunci Lanjut Operasi dan Kepatuhan Regulasi

Ekspektasi ini muncul di tengah inflasi yang mulai melandai, tetapi belum sepenuhnya mencapai target jangka panjang sebesar dua persen yang ditetapkan otoritas moneter tersebut.

Pelaku pasar melihat keputusan ini sebagai langkah hati-hati menjelang akhir masa jabatan Jerome Powell, yang dinilai ingin menjaga stabilitas tanpa memicu gejolak ekonomi baru.

Strategi Kebijakan Moneter Ketat di Tengah Tekanan Inflasi Global

Kebijakan suku bunga tinggi telah menjadi instrumen utama Federal Reserve dalam meredam lonjakan inflasi sejak 2022 yang dipicu gangguan rantai pasok dan lonjakan energi.

Baca Juga: Pemakzulan Wapres Filipina Menguat Setelah DPR Temukan Bukti Awal, Ini Implikasi Politik dan Ekonomi Regional

Dalam laporan tersebut, pasar menilai bank sentral masih membutuhkan waktu lebih panjang untuk memastikan tekanan harga benar-benar terkendali sebelum mulai melonggarkan kebijakan.

Pendekatan ini juga mencerminkan kehati-hatian otoritas terhadap risiko inflasi yang dapat kembali meningkat akibat faktor eksternal seperti geopolitik dan harga komoditas.

Dampak Keputusan The Fed Terhadap Pasar Keuangan Global Dan Indonesia

Keputusan The Fed mempertahankan suku bunga berpotensi menjaga penguatan Dolar AS, yang biasanya berdampak pada arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Potensi Negara Keluar dari OPEC Meningkat, Bagaimana Dampaknya terhadap Harga Minyak Dunia dan Ekonomi Global

Kondisi ini dapat memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah serta meningkatkan biaya pinjaman global, terutama bagi korporasi yang memiliki utang dalam Dolar AS.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini