• Kamis, 4 Juni 2026

Pemerintah Beli Saham Ojol Lewat Danantara, Apa Dampaknya Bagi Driver dan Industri Digital Nasional

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:36 WIB
kebijakan Danantara membuka babak baru industri transportasi digital Indonesia. (Dok. danantaraindonesia.co.id)
kebijakan Danantara membuka babak baru industri transportasi digital Indonesia. (Dok. danantaraindonesia.co.id)

THE BOTTOM LINE:

  • Pemerintah melalui Danantara resmi membeli sebagian saham aplikator ojol, menandai langkah strategis masuk ke ekonomi digital nasional berbasis platform.
  • Langkah ini membuka peluang intervensi kebijakan tarif ojol dan perlindungan driver yang selama ini menjadi isu utama industri.
  • Kepemilikan saham negara berpotensi memperkuat kedaulatan ekonomi digital di tengah dominasi investasi asing pada korporasi teknologi

BISNISNEWS.COM - Apakah langkah pemerintah masuk ke bisnis ojek online akan mengubah peta persaingan industri digital nasional?

Benarkah pembelian saham aplikator oleh Danantara bisa berdampak langsung pada kesejahteraan jutaan driver ojol?

Keputusan pemerintah melalui entitas investasi nasional untuk masuk ke sektor ojek online menandai babak baru dalam arah kebijakan ekonomi digital Indonesia.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pemerintah telah membeli sebagian saham aplikator ojol melalui Danantara, membuka diskusi luas tentang peran negara di ekonomi platform.

Baca Juga: IHSG Berfluktuasi Tajam, Apakah Komunikasi Pemerintah Cukup Kuat Menahan Tekanan Sentimen Investor Global

Langkah ini dinilai bukan sekadar investasi, melainkan strategi memperkuat kendali nasional terhadap sektor digital yang menyangkut hajat hidup jutaan pekerja informal.

Pemerintah Masuk Ekosistem Digital Lewat Danantara dan Saham Ojol Strategis Nasional

Masuknya pemerintah melalui Danantara ke saham aplikator ojol mencerminkan upaya memperluas pengaruh negara dalam ekonomi digital berbasis platform yang berkembang pesat.

Menurut Sufmi Dasco Ahmad, langkah ini sudah dilakukan dengan membeli sebagian saham aplikator ojol, meski tidak dijelaskan secara rinci besaran maupun korporasi yang terlibat.

Baca Juga: Mengapa Rupiah Melemah Hingga Rp17000 Saat Data Ekonomi Stabil- Ini Peran Noise dan Sentimen Pasar

Kebijakan ini dinilai sebagai bagian dari strategi menjaga kepentingan nasional di tengah dominasi investasi asing pada sektor teknologi.

Dampak Kepemilikan Saham Terhadap Tarif Driver dan Ekosistem Ojol Nasional

Kepemilikan saham oleh pemerintah membuka peluang intervensi kebijakan yang lebih kuat terhadap ekosistem ojol, terutama terkait tarif dan kesejahteraan mitra pengemudi.

Sebelumnya, pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto juga mendorong penurunan potongan tarif aplikator hingga di bawah 10 persen.

Baca Juga: Mengapa Rupiah Melemah Hingga Rp17000 Saat Data Ekonomi Stabil- Ini Peran Noise dan Sentimen Pasar

Langkah ini menunjukkan arah kebijakan yang berfokus pada perlindungan driver sebagai bagian penting ekonomi digital nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini