• Kamis, 4 Juni 2026

Trump Balas Sindiran Xi Jinping Saat Pertemuan Beijing, Apa Arti Pernyataan Kemunduran AS Bagi Masa Depan

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Jumat, 15 Mei 2026 | 23:51 WIB
Donald Trump dan Xi Jinping berjabat tangan di Beijing dalam pertemuan penting yang menyoroti arah baru hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok. (Dok. Kreasi Dola AI)
Donald Trump dan Xi Jinping berjabat tangan di Beijing dalam pertemuan penting yang menyoroti arah baru hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok. (Dok. Kreasi Dola AI)

THE BOTTOM LINE:

  • Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping menandai babak baru persaingan geopolitik Amerika Serikat dan Tiongkok di tengah perubahan tatanan global.
  • Xi kembali menegaskan narasi “Timur bangkit, Barat menurun” yang memicu respons politik tajam dari Donald Trump.
  • Isu Taiwan, perdagangan, dan klaim pembelian 200 pesawat Boeing mempertegas tingginya tensi diplomasi kedua kekuatan dunia.

BISNISNEWS.COM - Apakah pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing menandai babak baru rivalitas dua kekuatan terbesar dunia?

Benarkah pernyataan Xi tentang kemunduran Amerika Serikat menjadi sinyal perubahan besar dalam peta geopolitik global?

Trump Balas Sindiran Xi, Rivalitas Amerika Dan Tiongkok Kembali Menghangat

Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing memunculkan kembali narasi persaingan geopolitik global yang semakin terbuka.

Baca Juga: Rosan Roeslani Ungkap Kajian Giant Sea Wall Pantura Jawa, Proyek Strategis Pelindung Pesisir Sekaligus Penggerak Investasi

Dalam laporan The New York Times, Xi kembali menyinggung istilah “perubahan besar yang belum pernah terlihat dalam satu abad”.

Istilah itu selama ini dipakai Xi untuk menggambarkan memudarnya tatanan dunia pasca-World War II yang lama didominasi Amerika Serikat.

Baca Juga: Prabowo Wajibkan DHE SDA Disimpan di Dalam Negeri, Apa Dampaknya Bagi Stabilitas Rupiah dan Ekonomi

Tema tersebut sebelumnya berulang kali ditegaskan Xi dalam berbagai forum internasional sebagai fondasi narasi kebangkitan Tiongkok.

Dalam pidato penyambutan, Xi menyebut 1,4 miliar rakyat Tiongkok sedang menjalankan modernisasi berbasis peradaban lebih dari 5.000 tahun.

Ia membandingkannya dengan lebih dari 300 juta warga Amerika yang sedang memasuki fase pembangunan baru pada usia ke-250 negaranya.

Baca Juga: Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah Nasional Lewat RDF dan PSEL untuk Menjawab Darurat Sampah

Trump Serang Biden dalam Respons Atas Komentar Xi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons pandangan Xi dengan menyalahkan pemerintahan mantan Presiden Joe Biden.

Melalui media sosial, Trump menilai komentar Xi merujuk pada kerusakan besar selama empat tahun pemerintahan Biden.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini