• Kamis, 4 Juni 2026

Rosan Roeslani Ungkap Kajian Giant Sea Wall Pantura Jawa, Proyek Strategis Pelindung Pesisir Sekaligus Penggerak Investasi

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Jumat, 15 Mei 2026 | 22:00 WIB
Menteri Investasi Rosan Roeslani terus berkoordinasi menyusun master plan Giant Sea Wall agar memberi manfaat perlindungan pesisir dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (Facebook.com @Rosan Perkasa)
Menteri Investasi Rosan Roeslani terus berkoordinasi menyusun master plan Giant Sea Wall agar memberi manfaat perlindungan pesisir dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (Facebook.com @Rosan Perkasa)

THE BOTTOM LINE:

  • Pemerintah kaji Giant Sea Wall Pantura Jawa sebagai tameng pesisir sekaligus penggerak pusat ekonomi baru bernilai strategis nasional
  • Proyek tanggul laut 575 kilometer disiapkan lindungi kontribusi ekonomi Pantura senilai 368,3 miliar Dolar AS bagi PDB nasional
  • Rosan Roeslani menegaskan proyek fokus pada perlindungan ekosistem pesisir, investasi, dan masa depan nelayan

BISNISNEWS.COM - Akankah Giant Sea Wall menjadi tameng masa depan Pantura Jawa dari ancaman krisis pesisir?

Bisakah proyek tanggul laut raksasa ini benar-benar melahirkan pusat ekonomi baru yang mengubah wajah investasi nasional sekaligus menyelamatkan jutaan kehidupan pesisir?

Pemerintah Matangkan Kajian Proyek Strategis Perlindungan Pesisir Nasional

Pemerintah mempercepat kajian pembangunan Giant Sea Wall Pantura Jawa sebagai proyek strategis yang tidak hanya melindungi kawasan pesisir, tetapi juga membuka peluang investasi baru.

Baca Juga: Era AGI Mengubah Arah Investasi Global, Bursa Indonesia Dinilai Perlu Strategi Baru untuk Menarik Investor Asing

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan proyek tersebut sedang disempurnakan melalui koordinasi intensif bersama Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Pernyataan itu disampaikan Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (15/05/2026), saat pemerintah mengevaluasi skema pembangunan tanggul laut sepanjang 575 kilometer.

Menurut Rosan, proyek ini diposisikan sebagai fondasi perlindungan pesisir sekaligus penggerak ekonomi baru di berbagai titik pembangunan.

Baca Juga: Kasus Korupsi LPEI Rp11 Triliun Memanas, CBA Tagih Kepastian KPK Soal Pemeriksaan Direktur BNI Hari Ini

Ia menegaskan pembangunan tidak hanya fokus pada konstruksi fisik tanggul, melainkan juga pengembangan kawasan ekonomi terintegrasi.

Perlindungan Pantura Menjadi Taruhan Bagi Stabilitas Ekonomi Nasional

Urgensi proyek Giant Sea Wall berkaitan langsung dengan besarnya kontribusi wilayah Pantai Utara Jawa terhadap perekonomian nasional.

Data pemerintah menunjukkan kawasan Pantura Jawa menopang sekitar 368,3 miliar Dolar AS terhadap produk domestik bruto nasional.

Baca Juga: KPK Didesak Buka Kelanjutan Pemeriksaan Direktur BNI dalam Kasus Korupsi LPEI Rp11 Triliun, Ada Fakta Baru

Wilayah tersebut menjadi pusat aktivitas industri, perdagangan, logistik, permukiman padat, hingga kawasan perikanan tradisional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini