• Kamis, 4 Juni 2026

Pandu Sjahrir Soroti Bursa RI di Era AGI, Mengapa Pasar Modal Indonesia Harus Segera Menulis Narasi Baru

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Kamis, 14 Mei 2026 | 07:57 WIB
Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menilai transformasi pasar modal penting di tengah revolusi teknologi global. (Dok. pandusjahrir.com)
Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menilai transformasi pasar modal penting di tengah revolusi teknologi global. (Dok. pandusjahrir.com)

THE BOTTOM LINE:

  • Pasar modal Indonesia menghadapi tantangan besar di era AGI karena investor global kini mencari narasi pertumbuhan berbasis teknologi.
  • Pandu Patria Sjahrir menilai dominasi saham bank dan komoditas perlu diimbangi transformasi sektor strategis baru.
  • Energi nasional dinilai berpotensi menjadi pintu masuk Indonesia dalam ekosistem AI global jika dikawal melalui strategi pasar tepat.

BISNISNEWS.COM - Mengapa pasar modal Indonesia belum menjadi magnet utama investor global saat revolusi kecerdasan buatan melesat?

Apakah dominasi saham perbankan justru menjadi sinyal bahwa Bursa Efek Indonesia tertinggal dari perubahan ekonomi dunia yang bergerak sangat cepat?

Saat Bursa Global Berlari, Indonesia Masih Mencari Cerita Baru

Pernyataan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, memantik perhatian pelaku pasar, ia menyoroti tantangan besar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dinilai masih bertumpu pada sektor tradisional.

Baca Juga: Dolar AS Sentuh Rp17.500, Ini Alasan Bank Indonesia Optimistis Stabilitas Rupiah Masih Tetap Bisa Dijaga

Menurut Pandu, dunia kini memasuki era artificial general intelligence atau AGI yang mengubah arah investasi global.

Dalam keterangannya kepada media, Pandu mengatakan investor internasional kini mencari narasi pertumbuhan berbasis teknologi.

Menurut dia, pasar global tidak lagi hanya mengejar valuasi murah, investor kini memburu ekosistem yang terhubung dengan revolusi teknologi masa depan.

Baca Juga: Harga Telur Magetan Anjlok, Langkah Pemerintah Lewat Program MBG Kini Jadi Sorotan Peternak dan Pelaku Pasar

Pernyataan itu muncul di tengah perhatian pasar terhadap arah indeks dan volatilitas nilai tukar rupiah.

Sebelumnya, tekanan terhadap pasar domestik akibat sentimen eksternal, kondisi tersebut menempatkan Bursa Efek Indonesia dalam persimpangan penting.

Dominasi Perbankan Dinilai Belum Menjawab Tantangan Transformasi Digital

Pandu menilai struktur pasar modal Indonesia masih didominasi saham sektor perbankan dan komoditas, komposisi tersebut dinilai belum mencerminkan transformasi ekonomi berbasis teknologi.

Baca Juga: KPK Didesak Periksa Dirjen Bea Cukai Usai Fakta Sidang Blueray Cargo, Ada Apa di Balik Dugaan Suap Impor

Ia menyebut dunia investasi kini bergerak menuju sektor strategis baru, sektor itu meliputi pusat data, komputasi awan, energi digital, dan infrastruktur AI.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini