• Kamis, 4 Juni 2026

Jika Iran Kalah Perang, Bagaimana AS dan Israel Membentuk Timur Tengah Baru Secara Geopolitik Global

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Senin, 27 April 2026 | 06:28 WIB
Ilustrasi konflik global menunjukkan bagaimana kekalahan Iran dapat berdampak pada stabilitas politik dan ekonomi internasional. (Dok. Kreasi Dola AI)
Ilustrasi konflik global menunjukkan bagaimana kekalahan Iran dapat berdampak pada stabilitas politik dan ekonomi internasional. (Dok. Kreasi Dola AI)

THE BOTTOM LINE:

  • Kekalahan Iran berpotensi membuka dominasi Amerika Serikat dan Israel dalam membentuk ulang geopolitik Timur Tengah secara strategis global.
  • Perubahan kekuatan ini dapat memicu pergeseran aliansi regional yang berdampak pada stabilitas keamanan dan politik kawasan.
  • Implikasi konflik berpotensi meluas ke ekonomi global melalui gangguan energi dan rantai pasok internasional.

BISNISNEWS.COM - Apakah kekalahan Iran dalam konflik geopolitik akan membuka jalan dominasi baru di Timur Tengah yang sulit dibendung negara kawasan?

Mungkinkah perubahan ini berdampak langsung pada stabilitas energi global dan memengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat dunia secara luas?

Dampak Kekalahan Iran Terhadap Keseimbangan Geopolitik Kawasan Timur Tengah Global

Wacana kekalahan Iran dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel kembali menjadi sorotan setelah analisis dari kalangan strategis dipublikasikan, menyoroti potensi perubahan besar kawasan.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Tak Ada Pajak Kapal di Selat Malaka Ini Penjelasan Resmi Menteri Keuangan Indonesia

Dalam artikel yang dirilis Muhammadiyah pada Minggu (26/04/2026), disebutkan bahwa melemahnya Iran dapat mengubah peta kekuatan geopolitik secara signifikan.

Menurut Duta Besar RI untuk Lebanon periode 2019–2025, Hajriyanto Y. Thohari, Iran selama ini menjadi salah satu aktor kunci yang menahan dominasi kekuatan Barat di Timur Tengah.

Jika kekuatan itu melemah, maka keseimbangan yang selama ini relatif terjaga berpotensi bergeser secara drastis.

Baca Juga: Kasus Korupsi Sritex Rp1,3 Triliun, Jaksa Tuntut Eks Direksi 16 Tahun Penjara di Pengadilan Tipikor

Dominasi Amerika Serikat dan Israel dalam Membentuk Tatanan Baru Kawasan

Amerika Serikat disebut memiliki kepentingan strategis jangka panjang di Timur Tengah, terutama terkait stabilitas energi dan jalur perdagangan global.

Israel sebagai sekutu utama juga diperkirakan akan memainkan peran penting dalam membentuk arsitektur keamanan kawasan pasca konflik.

Hajriyanto Y. Thohari menyebutkan bahwa kedua pihak berpotensi “leluasa membentuk Timur Tengah baru” jika Iran kalah dalam konflik tersebut.

Baca Juga: Mengapa Rupiah Melemah Saat Ekonomi Indonesia Kuat, Penjelasan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Terbaru

Namun, dominasi ini tidak serta merta berjalan tanpa tantangan dari negara lain maupun kelompok non-negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini