• Kamis, 4 Juni 2026

Elon Musk Tinggalkan AS Saat Sidang OpenAI Memanas, Apa Dampaknya Bagi Gugatan Besar Melawan Sam Altman

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:34 WIB
Elon Musk Tinggalkan AS Saat Sidang OpenAI Memanas, Apa Dampaknya Bagi Gugatan Besar Melawan Sam Altman  (Instagram.com @elon_ofical)
Elon Musk Tinggalkan AS Saat Sidang OpenAI Memanas, Apa Dampaknya Bagi Gugatan Besar Melawan Sam Altman (Instagram.com @elon_ofical)

THE BOTTOM LINE:

  • Elon Musk tinggalkan AS menuju Tiongkok saat sidang OpenAI memasuki fase akhir, memicu sorotan hukum terkait status pemanggilan kembali.
  • Keberangkatan bos Tesla dan xAI disebut tak lazim oleh profesor hukum, meski tak ada larangan eksplisit dari pengadilan federal.
  • Perseteruan Musk melawan OpenAI kini memasuki babak krusial yang dapat memengaruhi arah industri kecerdasan buatan global

BISNISNEWS.COM - Mengapa Elon Musk meninggalkan Amerika Serikat ketika sidang melawan OpenAI memasuki fase krusial?

Apakah perjalanan bersama Presiden Donald Trump ke Tiongkok justru membuka babak baru tekanan hukum terhadap bos Tesla dan xAI itu?

Keberangkatan Mendadak di Tengah Sorotan Sidang Penting

Bos Tesla dan xAI, Elon Musk, kembali menjadi pusat perhatian setelah meninggalkan Amerika Serikat menuju Tiongkok ketika persidangan gugatan terhadap OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman, memasuki tahap penutup, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga: Mengapa Prabowo Wajibkan Devisa Hasil Ekspor SDA Parkir di Indonesia, Apa Pengaruhnya Bagi Perekonomian

Keberangkatan ini menjadi sorotan karena Musk sebelumnya berstatus on recall berdasarkan keputusan Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers, yang mewajibkannya siap kembali memberikan kesaksian sewaktu-waktu.

Menurut laporan eksklusif NBC News, tidak ditemukan persetujuan resmi dari hakim atas perjalanan luar negeri tersebut selama status itu masih berlaku.

Status Pemanggilan Kembali Jadi Sorotan Ahli Hukum

Situasi ini memicu pertanyaan hukum karena meski tidak ada larangan eksplisit bepergian, status pemanggilan kembali menuntut kesiapan penuh seorang saksi.

Baca Juga: Darurat Sampah di Indonesia Meningkat, Ini Strategi Pemerintah Mengandalkan RDF Dan PSEL untuk Solusi

Jeffrey Bellin, Profesor Hukum di Vanderbilt University, kepada NBC News menilai langkah itu tidak lazim dalam praktik persidangan federal.

“Seorang saksi biasa tidak akan meninggalkan negara jika mereka berada dalam status pemanggilan kembali,” kata Bellin.

Ia menambahkan, jika menjadi kuasa hukum Musk, persetujuan hakim seharusnya lebih dahulu diamankan sebelum perjalanan dilakukan.

Baca Juga: Trump Balas Sindiran Xi Jinping Saat Pertemuan Beijing, Apa Arti Pernyataan Kemunduran AS Bagi Masa Depan

Sidang OpenAI Mengungkap Sejumlah Kelemahan Kesaksian Musk

Dalam sidang penutup, kuasa hukum Musk, Steven Molo, menyampaikan permintaan maaf atas absennya kliennya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini