“PSMTI Sulbar akan terus hadir melalui kegiatan kemanusiaan dan penguatan solidaritas sosial,” ujar Oei Iming Wijaya selaku Ketua Terpilih PSMTI Sulawesi Barat.
Komitmen itu dinilai sejalan dengan semangat organisasi yang selama ini menempatkan kontribusi sosial sebagai fondasi utama keberadaannya.
Program Strategis Diperkuat untuk Mendukung Pembangunan Sulawesi Barat
Musprov juga membahas penyusunan program kerja strategis yang akan menjadi panduan organisasi hingga 2030.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Barat.
Oei Iming Wijaya menegaskan sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dari kontribusi organisasi terhadap kemajuan daerah.
Baca Juga: Danantara Beli Saham GoTo, DPR Soroti Langkah Investasi Digital di Tengah Ketidakpastian Pasar Modal
Ia menyebut integrasi warga Tionghoa sebagai bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata.
Agenda tersebut juga menitikberatkan pada penguatan silaturahmi antaretnis demi menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat.
Jejak PSMTI dalam Memperkuat Peran Sosial Kebangsaan Nasional
Secara nasional, PSMTI selama beberapa tahun terakhir dikenal aktif mendorong kegiatan sosial, pendidikan, dan kebencanaan di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp17.500 Per Dolar AS, Seberapa Besar Ancaman Kenaikan Harga Bagi Ekonomi Saat Ini
Sejumlah pemberitaan media utama sebelumnya menyoroti kontribusi organisasi ini dalam memperkuat relasi antarkomunitas.
Di Sulawesi Barat, peran tersebut dinilai relevan mengingat provinsi ini terus mendorong percepatan pembangunan dan penguatan kohesi sosial.
Kepemimpinan Oei Iming Wijaya pada periode kedua diharapkan memperluas dampak program sosial berbasis kolaborasi.
Baca Juga: Pencabutan Izin 28 Korporasi Sumatera, CBA Minta Langkah Hukum Polri dalam Dugaan Bencana Ekologis
Artikel Terkait
Pencabutan Izin 28 Korporasi Sumatera, CBA Minta Langkah Hukum Polri dalam Dugaan Bencana Ekologis
Krisis Reputasi Ancam Korporasi, Respons Dua Jam Pertama Jadi Penentu Utama Tangani Isu Viral Medsos
Pelemahan Rupiah Bikin Harga di Desa Naik Meski Warga Tak Pernah Bertransaksi Dolar AS Secara Langsung
Harga Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS Setelah Serangan Drone UEA, Apa Dampaknya Bagi Stabilitas Energi
Rupiah Melemah ke Rp17.500 Per Dolar AS, Seberapa Besar Ancaman Kenaikan Harga Bagi Ekonomi Saat Ini
IHSG Tertekan Usai MSCI Rebalancing, Pasar Modal Masih Rentan Terhadap Tekanan Global dan Foreign Outflow
Danantara Beli Saham GoTo, DPR Soroti Langkah Investasi Digital di Tengah Ketidakpastian Pasar Modal
IHSG Mei 2026 Ungkap Kerentanan Pasar Modal, Seberapa Kuat Ketahanan Finansial Hadapi Guncangan Global
Fiskal Indonesia Disorot, Rasio Penerimaan Negara Turun Saat Pemerintah Optimis Hadapi Tekanan Utang
Panda Bond dan Fiskal Indonesia, Apa Makna Di Balik Narasi Keuangan Negara Kuat di Tengah Lonjakan Utang