agro

Konflik Selat Hormuz Tak Berdampak Signifikan Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman Terjaga

Selasa, 28 April 2026 | 18:00 WIB
Distribusi logistik pangan nasional tetap terkendali tanpa gangguan jalur perdagangan internasional utama (Dok. Bapanas)

Data BPS Tunjukkan Tren Penurunan Tekanan Harga Pangan Nasional

Stabilitas pangan juga tercermin dari data Indeks Perkembangan Harga yang dirilis Badan Pusat Statistik sepanjang April 2026.

Jumlah provinsi yang mengalami kenaikan indeks harga turun dari 22 provinsi pada minggu kedua menjadi 13 provinsi pada minggu keempat April.

Baca Juga: Indonesia Masuk Negara Tahan Krisis Energi Global 2026, Ini Penjelasan Strategi Ketahanan Energi Pemerintah

Penurunan serupa juga terjadi di tingkat kabupaten dan kota, dari 160 daerah menjadi 126 daerah.

Data ini menunjukkan tekanan inflasi pangan mulai mereda seiring stabilnya pasokan dan distribusi nasional.

Definisi Swasembada Pangan Indonesia Berdasarkan Standar Global FAO

Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan Indonesia telah memenuhi kriteria swasembada pangan.

Baca Juga: Indonesia Terdampak Perubahan Indeks J.P. Morgan, Saat Arab Saudi Filipina Masuk Pasar Obligasi Global

Ia menjelaskan bahwa total impor pangan hanya sekitar 5 persen dari kebutuhan nasional, jauh di bawah batas maksimal 10 persen menurut FAO.

Total produksi pangan mencapai 73 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi sekitar 68 juta ton per tahun.

“Definisi yang kita sepakati, swasembada pangan adalah maksimal impor 10 persen, dan Indonesia berada di kisaran 5 persen,” jelas Amran.

Baca Juga: Reformasi Free Float Indonesia Diakui MSCI, Ini Momentum Baru Masuknya Investasi Asing Besar Ke Pasar Saham

Produksi Pangan Domestik Jadi Kunci Ketahanan Nasional Berkelanjutan

Sebanyak 11 komoditas utama seperti beras, jagung, daging ayam, telur, hingga gula konsumsi diproduksi secara dominan di dalam negeri.

Produksi nasional mencapai 73,7 juta ton per tahun, cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik yang berada di angka 68,7 juta ton.

Pencapaian ini juga berdampak pada peningkatan Nilai Tukar Petani yang konsisten di atas indeks 120 sejak Juli 2024.

Baca Juga: Kehadiran Prabowo di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Jadi Sorotan Publik dan Tokoh Nasional

Halaman:

Tags

Terkini