Langkah ini dinilai penting mengingat modernisasi armada berperan besar dalam menekan risiko kecelakaan akibat faktor teknis.
Ribuan Perlintasan Rawan Kecelakaan Diminta Segera Ditangani Serius
Dalam arahannya, Presiden juga menyoroti sekitar 1.800 perlintasan kereta api yang dinilai masih rawan kecelakaan di berbagai daerah.
Prasetyo Hadi menyebut penanganan dapat dilakukan melalui peningkatan penjagaan atau pembangunan flyover untuk memisahkan jalur kendaraan dan kereta.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan keselamatan transportasi berbasis rel di Indonesia.
Langkah Konkret Dipercepat untuk Menjamin Keselamatan Transportasi Publik Nasional
Presiden meminta langkah konkret segera diambil guna memastikan sistem keselamatan kereta api berjalan lebih optimal ke depan.
Prasetyo Hadi menegaskan arahan tersebut mencakup perbaikan menyeluruh, mulai dari teknologi hingga infrastruktur pendukung transportasi rel nasional.
Sebagai latar belakang, kecelakaan kereta di Indonesia sebelumnya kerap dikaitkan dengan faktor perlintasan sebidang dan keterbatasan sistem pengamanan otomatis.****
Artikel Terkait
Bobibos Belum Penuhi Standar, Kementerian ESDM Wajibkan Uji Teknis Lemigas Sebelum Masuk Pasar Energi
Kehadiran Prabowo di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Jadi Sorotan Publik dan Tokoh Nasional
Reformasi Free Float Indonesia Diakui MSCI, Ini Momentum Baru Masuknya Investasi Asing Besar Ke Pasar Saham
Indonesia Terdampak Perubahan Indeks J.P. Morgan, Saat Arab Saudi Filipina Masuk Pasar Obligasi Global
Indonesia Masuk Negara Tahan Krisis Energi Global 2026, Ini Penjelasan Strategi Ketahanan Energi Pemerintah
Laba Permata Bank Capai Rp920 Miliar Pada Kuartal Pertama 2026, Strategi Korporasi Mampu Jaga Pertumbuhan
Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Akankah Idealisme Aktivis Bertahan dalam Tekanan Politik
Pemerintah Cari Alternatif LPG DME dan CNG untuk Kurangi Impor Energi Nasional Indonesia Secara Bertahap
Ketahanan Pangan Indonesia Tetap Aman Meski Konflik Timur Tengah Ganggu Jalur Perdagangan Global Saat Ini
Pemerintah Kalah Cepat dari Algoritma. Pergantian Komunikasi Istana Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Utama