“Ada faktor teknikal dan persepsi, tapi kalau kita lihat fundamentalnya, insya Allah fundamental ekonomi Indonesia bagus,” ujar Rosan di Jakarta, Kamis, 22/05/2026.
Rosan mengatakan pemerintah dan pelaku usaha tetap berfokus pada prospek investasi jangka panjang dibandingkan gejolak pasar jangka pendek.
Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Dugaan Manipulasi Ekspor CPO oleh Sepuluh Korporasi Sawit Besar ke Amerika Serikat
Ia menambahkan kinerja perbankan Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara masih menunjukkan performa kuat dengan imbal hasil berkisar 10 hingga 11 persen.
Menurut Rosan, fundamental ekonomi nasional masih ditopang sektor keuangan yang relatif stabil di tengah tekanan pasar modal regional.
MSCI dan Sentimen Global Tambah Beban Pasar Modal Domestik Indonesia
Selain isu sentralisasi ekspor SDA, pasar juga merespons keputusan Morgan Stanley Capital International atau MSCI terkait indeks saham Indonesia.
Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Dugaan Manipulasi Ekspor CPO oleh Sepuluh Korporasi Sawit Besar ke Amerika Serikat
MSCI sebelumnya mengeluarkan enam saham Indonesia dari daftar MSCI Global Standard Index yang menjadi acuan investor institusi global.
Keputusan tersebut dinilai memperbesar tekanan jual asing terhadap pasar modal domestik dalam beberapa hari terakhir.
Latar belakang itu memperkuat sentimen negatif ketika pemerintah mulai membahas penguatan tata kelola ekspor melalui korporasi BUMN khusus.
Baca Juga: Sidang Gugatan Rp20 Miliar Kadin Jawa Barat Ditunda Setelah Erwin Aksa dan Kuasa Hukumnya Absen
Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, isu perubahan tata kelola ekspor komoditas strategis memang sering memengaruhi sentimen pasar dan saham berbasis sumber daya alam.
Pelaku pasar biasanya mencermati dampak kebijakan baru terhadap fleksibilitas ekspor, margin korporasi, serta kepastian usaha jangka panjang.
Pemerintah Fokus Menjaga Kepercayaan Investor dan Stabilitas Pasar Nasional
Rosan menegaskan pendekatan investasi harus dilihat melalui perspektif jangka panjang dan bukan hanya berdasarkan volatilitas harian IHSG.
Baca Juga: IHSG Anjlok Setelah Badan Ekspor Dibentuk, Investor Soroti Risiko Baru Pengawasan Komoditas Nasional
Artikel Terkait
Danantara Masuk Ekspor SDA Nasional, Apa Dampaknya Bagi Sawit dan Tambang dalam Skema Baru
Pemerintah Bentuk DSDI Danantara Untuk Kontrol Ekspor SDA dan Jaga Devisa Nasional Indonesia Lebih Ketat
IHSG Tinggalkan Level 6100 Usai Pemerintah Bentuk Badan Pengawas Ekspor Komoditas Strategis Nasional
IHSG Anjlok Setelah Badan Ekspor Dibentuk, Investor Soroti Risiko Baru Pengawasan Komoditas Nasional
Sidang Gugatan Rp20 Miliar Kadin Jawa Barat Ditunda Setelah Erwin Aksa dan Kuasa Hukumnya Absen
Kemenkeu Ungkap Dugaan Manipulasi Ekspor CPO oleh Sepuluh Korporasi Sawit Besar ke Amerika Serikat
Kemenkeu Ungkap Dugaan Manipulasi Ekspor CPO oleh Sepuluh Korporasi Sawit Besar ke Amerika Serikat
Prabowo Desak Reformasi Bea Cukai Setelah Sidang KPK Seret Nama Djaka Budi Utama Dalam Dugaan Suap
Pemerintah Siapkan Sosialisasi Aturan Baru Ekspor SDA Sebelum Skema Eksportir Tunggal Berlaku Resmi Mulai Juni
IHSG Anjlok Setelah Rencana BUMN Ekspor SDA Muncul, Investor Soroti Risiko Regulasi Baru Nasional