“Arus modal asing di saat seperti ini tentu akan mengalir ke tempat yang lebih aman, dalam konteks pasar keuangan contohnya adalah Amerika Serikat,” ujar Eddy.
Fenomena ini memperkuat tekanan keluar modal asing dari pasar negara berkembang termasuk Indonesia.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh Stabil Didukung Investasi Ekspor dan Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat
Pelemahan Rupiah Bisa Untungkan Ekspor Namun Tekan Industri Impor
Eddy menjelaskan pelemahan rupiah tidak sepenuhnya berdampak negatif bagi perekonomian nasional.
Produk Indonesia menjadi lebih murah di pasar internasional sehingga meningkatkan daya saing ekspor dan membuka peluang lapangan kerja baru.
Selain itu, biaya produksi yang lebih rendah menarik minat investor asing untuk menanamkan modal langsung atau foreign direct investment.
Namun, sektor yang bergantung pada impor seperti energi, pangan, serta mesin dan alat berat menghadapi kenaikan biaya produksi signifikan.
“Industri yang bergantung pada impor akan terdampak karena biaya menjadi lebih mahal,” ungkap Eddy.
Dilema Kebijakan Bank Indonesia Antara Inflasi Dan Pertumbuhan
Dalam menghadapi tekanan rupiah, Bank Indonesia berada dalam posisi sulit menentukan arah kebijakan suku bunga.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,61 Persen, Ini Faktor Utama dan Risiko yang Perlu Diwaspadai
Penurunan suku bunga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi berpotensi meningkatkan inflasi akibat bertambahnya jumlah uang beredar.
Sebaliknya, kenaikan suku bunga dapat menekan inflasi, namun berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pengangguran.
“Kalau terus menurunkan policy rate, pertumbuhan ekonomi diharapkan lebih tinggi, namun bahayanya inflasi dapat melonjak,” jelas Eddy.
Artikel Terkait
Teknologi Baru Tiongkok Berpotensi Ubah Peta Kekuatan Digital Dunia dan Tekan Dominasi Amerika Serikat
Bali Menuju Pusat Keuangan Baru, Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal untuk Tingkatkan Daya Saing Nasional
KEK Bali Fokus Sektor Keuangan, Insentif Fiskal Disiapkan Dongkrak Daya Saing Ekonomi Nasional Indonesia
Rencana KEK Keuangan Bali Menguat, Insentif Fiskal Jadi Faktor Penentu Minat Investor Global Masuk Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Naik Tajam Triwulan I 2026, Apa Dampaknya Bagi Dunia Usaha
Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,61 Persen, Ini Faktor Utama dan Risiko yang Perlu Diwaspadai
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,61 Persen, Tertinggi Lima Tahun Apa Faktor Utamanya
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,61 Persen Namun Rupiah Melemah Tajam Picu Kekhawatiran Stabilitas
Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh Stabil Didukung Investasi Ekspor dan Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat
Rupiah Bergantung Modal Asing, Mengapa Defisit Transaksi Berjalan Terus Tekan Nilai Tukar Indonesia Hingga Kini