Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menegaskan kampus harus menjaga kebebasan akademik berbasis data dan bukti empiris.
Menurut Didik, ruang akademik perlu menjadi tempat lahirnya kebijakan publik yang sehat dan terbuka terhadap kritik demi menjaga kualitas demokrasi Indonesia.****
Artikel Terkait
Bisnisnews.com Hadirkan Platform 'Traktir Kopi' untuk Apresiasi dari Pembaca Demi Jurnalisme yang Berkualitas
IHSG dan Rupiah Tertekan Tajam, Analis Soroti Ketergantungan Pasar Indonesia Pada Modal Asing Global Hari Ini
Wagub Sumsel Dorong Investasi Tiongkok Masuk Sumatera Selatan Lewat Forum Pertukaran Politik dan Bisnis
Prabowo Siapkan 400 Calon Pemimpin BUMN Lewat Program P3MD Untuk Perkuat Transformasi Korporasi Negara
Startup Tiongkok Luncurkan Kalung AI Penerjemah Suara Kucing, Bisakah Teknologi Ini Memahami Emosi Hewan
Siswi Makassar Gagal Paskibraka Meski Nilai Tinggi, Transparansi Seleksi Kini Jadi Sorotan Publik Nasional
Konflik Agraria Sawit Ketapang dan Jambi Kembali Memicu Sorotan Nasional Terhadap Tata Kelola Perkebunan
Indonesia Dorong Akses Pasar Tiongkok Demi Perkuat Ekspor Pertanian pada Forum Perdagangan APEC 2026
Distribusi Dapur MBG Jadi Sorotan Setelah Daerah Rawan Pangan Minim Fasilitas SPPG Pemerintah Nasional
The Economist Soroti Risiko Ekonomi, Akademisi Paramadina Ingatkan Pentingnya Pulihkan Kepercayaan Publik