“Indonesia sejauh ini cukup solid karena stabilitas makroekonomi, stabilitas pertumbuhan, disiplin fiskal, dan eksekusi kebijakan,” ujar Shan Saeed, di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Kredibilitas Kebijakan Jadi Modal Baru Tarik Kepercayaan Pasar Global
Ia menekankan bahwa kredibilitas kebijakan ekonomi kini menjadi faktor penting dalam menarik kepercayaan investor global di tengah ketidakpastian.
Kredibilitas tersebut terbentuk melalui konsistensi kebijakan, disiplin fiskal, serta kemampuan pemerintah dalam mengeksekusi strategi ekonomi secara tepat.
“Sekarang ini kredibilitas ibarat modal baru karena kepercayaan terbentuk dari disiplin kebijakan dan eksekusi yang cerdas,” jelas Shan Saeed.
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Menarik di Tengah Ketidakpastian Global
Shan Saeed memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 hingga 6 persen, sejalan dengan ekspektasi pasar global.
Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi dan Investigasi Menyeluruh
Ia menilai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga, dan defisit menjadi indikator kesehatan ekonomi nasional saat ini.
Dengan kondisi tersebut, Indonesia dinilai mampu menjaga konsistensi pertumbuhan ekonomi jangka menengah serta meningkatkan daya tarik di mata investor global.****
Artikel Terkait
Profil Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup Baru, Dari Aktivis Jalanan Menuju Pengambil Kebijakan Strategis
Pemerintah Cari Alternatif LPG DME dan CNG untuk Kurangi Impor Energi Nasional Indonesia Secara Bertahap
Ketergantungan Impor LPG Tinggi, Pemerintah Kaji DME dan CNG Sebagai Solusi Energi Nasional Masa Depan
Ketahanan Pangan Indonesia Tetap Aman Meski Konflik Timur Tengah Ganggu Jalur Perdagangan Global Saat Ini
Konflik Selat Hormuz Tak Berdampak Signifikan Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman Terjaga
Pemerintah Kalah Cepat dari Algoritma. Pergantian Komunikasi Istana Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Utama
Pergantian Komando Komunikasi Istana Disorot Publik, Pemerintah Masih Gunakan Pola Lama Hadapi Era Algoritma
Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi dan Investigasi Menyeluruh
IHSG Diproyeksi Tembus 28.000 Pada 2030, Airlangga Soroti Peluang Pertumbuhan Pasar Modal Indonesia
Prabowo Subianto Ziarah ke Makam Pendiri BNI Disambut Antusias Warga Banyumas Meski Hujan Turun