Tanpa Impor Beras Indonesia Perkuat Kemandirian Pangan Nasional Berkelanjutan
Indonesia berhasil tidak melakukan impor beras sepanjang tahun 2025, sebuah capaian penting dalam upaya membangun kemandirian pangan nasional.
Andi Amran Sulaiman menyatakan optimisme bahwa tren tanpa impor akan berlanjut hingga tahun 2026 dengan dukungan produksi domestik yang stabil.
“Alhamdulillah kita tidak impor di 2025, insyaallah 2026 tidak impor beras,” kata Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah.
Kondisi ini memperlihatkan kemampuan sektor pertanian dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa ketergantungan pada pasar internasional.
Dampak Cadangan Tinggi Terhadap Stabilitas Harga dan Konsumsi Masyarakat
Cadangan beras yang melimpah diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen sekaligus memastikan ketersediaan pangan yang merata.
Dengan stok yang kuat, pemerintah memiliki ruang intervensi lebih besar untuk mengendalikan fluktuasi harga di pasar domestik.
Hal ini menjadi penting mengingat beras merupakan komoditas utama yang sangat memengaruhi daya beli masyarakat Indonesia.
Capaian ini juga menjadi indikator bahwa sektor pertanian nasional sedang berada dalam fase penguatan yang berkelanjutan dan terukur.****
Artikel Terkait
Penyitaan Kapal Touska Jadi Sorotan, Tiongkok Dorong Dialog Iran - AS untuk Redam Konflik Global
Blok Ganal Kalimantan Timur Simpan 5 Tcf Gas Pemerintah Fokus Cari Sumber Energi Baru Nasional Kedepan
Indeks MSCI Indonesia Tetap Dibekukan, Reformasi Free Float Masih dalam Tahap Penilaian Mendalam Global
Terungkap Dugaan Korupsi Cukai Rokok, KPK Dalami Peran Pengusaha dan Oknum Bea Cukai Kemenkeu
Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Indonesia Negosiasi dengan Iran di Tengah Konflik Timur Tengah
Kasus Dana Nasabah BNI Selesai Lebih Cepat, Ini Pelajaran Penting Bagi Sistem Pengawasan Internal Perbankan
Selat Malaka Jalur Pelayaran Tersibuk Dunia, Ini Fakta Sejarah dan Peran Strategisnya Hingga Kini
Realisasi Investasi Indonesia Triwulan I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional
Investasi Indonesia Awal 2026 Naik 7,2 Persen, Hilirisasi dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan Utama Pemerintah
Surplus Pupuk Dorong Ekspor Global, India Filipina Australia Mulai Ajukan Permintaan Impor Urea Nasional