• Kamis, 4 Juni 2026

Rp100 Miliar APBN untuk Sapi Presiden Prabowo Jadi Sorotan Publik Jelang Distribusi Kurban Nasional Tahun Ini

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Rabu, 27 Mei 2026 | 17:39 WIB
Wamensesneg Juri Ardiantoro memastikan seluruh sapi bantuan Presiden Prabowo telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum didistribusikan ke berbagai wilayah penerima kurban nasional tahun 2026. (Dok. Bakom RI)
Wamensesneg Juri Ardiantoro memastikan seluruh sapi bantuan Presiden Prabowo telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum didistribusikan ke berbagai wilayah penerima kurban nasional tahun 2026. (Dok. Bakom RI)

Juri Ardiantoro menjelaskan pemerintah memilih sapi dengan standar kesehatan dan bobot tertentu untuk memastikan kelayakan hewan kurban.

“Sapi-sapi tersebut dibeli dari peternak lokal di berbagai daerah,” kata Juri Ardiantoro dalam penjelasannya kepada media nasional.

Baca Juga: The Economist Soroti Risiko Ekonomi, Akademisi Paramadina Ingatkan Pentingnya Pulihkan Kepercayaan Publik

Langkah itu dinilai memberi efek ekonomi langsung kepada peternak daerah karena pembelian dilakukan dalam jumlah besar menjelang Idul Adha.

Pemerintah juga memastikan proses pengadaan mengikuti prosedur administrasi dan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum distribusi dilakukan.

Anggaran Sapi Presiden Dinilai Berdampak Pada Ekonomi Peternak Lokal Nasional

Program sapi kurban Presiden Prabowo muncul ketika pemerintah sedang mendorong penguatan sektor peternakan domestik dan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Distribusi Dapur MBG Jadi Sorotan Setelah Daerah Rawan Pangan Minim Fasilitas SPPG Pemerintah Nasional

Dalam beberapa tahun terakhir, harga sapi dan biaya distribusi hewan ternak mengalami tekanan akibat kenaikan biaya pakan serta logistik antardaerah.

Pembelian ribuan sapi oleh pemerintah berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi peternak lokal, terutama di sentra produksi sapi nasional.

Nilai rata-rata sapi bantuan Presiden diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah per ekor berdasarkan total anggaran yang disiapkan pemerintah tahun ini.

Baca Juga: Indonesia Dorong Akses Pasar Tiongkok Demi Perkuat Ekspor Pertanian pada Forum Perdagangan APEC 2026

Kebijakan tersebut juga memunculkan perhatian publik terkait efektivitas penggunaan APBN dalam program bantuan sosial berbasis momentum keagamaan nasional.

Meski demikian, pemerintah menegaskan program tersebut merupakan tradisi bantuan Presiden yang rutin dilakukan menjelang Idul Adha setiap tahun.

Sorotan Publik Mengarah Pada Transparansi Pengadaan dan Distribusi Bantuan Kurban

Besarnya anggaran sapi kurban Presiden Prabowo membuat isu transparansi pengadaan dan pemerataan distribusi ikut menjadi perhatian masyarakat luas.

Baca Juga: Konflik Agraria Sawit Ketapang dan Jambi Kembali Memicu Sorotan Nasional Terhadap Tata Kelola Perkebunan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini