Agus Sullistriyono menegaskan bahwa tanpa aktivasi jaringan distribusi yang luas, narasi pemerintah sulit menjangkau audiens secara efektif dan merata.
Strategi Komunikasi Harus Berubah Dari Penjelasan Menjadi Distribusi Perhatian
Menurut Agus Sullistriyono, pemerintah perlu menggeser strategi dari sekadar menjelaskan kebijakan menjadi mengelola distribusi perhatian publik secara aktif.
Pendekatan ini menuntut kecepatan dalam merespons isu, bahkan sebelum informasi berkembang menjadi opini yang sulit dikendalikan.
Selain itu, format komunikasi perlu disesuaikan dengan preferensi publik seperti video pendek, visual kuat, dan pesan yang langsung pada inti.
Latar Belakang Pergantian Komunikasi Istana dalam Beberapa Tahun Terakhir
Pergantian posisi komunikasi di lingkungan Istana bukan pertama kali terjadi, sebagaimana tercatat dalam sejumlah pemberitaan media arus utama dalam beberapa tahun terakhir.
Langkah tersebut kerap diambil untuk memperbaiki persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah di tengah meningkatnya tekanan opini digital.
Namun, tanpa perubahan sistemik, pergantian figur dinilai berpotensi hanya menjadi solusi jangka pendek yang tidak menyentuh akar persoalan komunikasi negara.****
Artikel Terkait
Bobibos Belum Penuhi Standar, Kementerian ESDM Wajibkan Uji Teknis Lemigas Sebelum Masuk Pasar Energi
Menkeu Purbaya Tegaskan Penindakan Pajak Diperkuat, 40 Korporasi Dibidik Tim Khusus Independen
Kehadiran Prabowo di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Jadi Sorotan Publik dan Tokoh Nasional
Reformasi Free Float Indonesia Diakui MSCI, Ini Momentum Baru Masuknya Investasi Asing Besar Ke Pasar Saham
Indonesia Terdampak Perubahan Indeks J.P. Morgan, Saat Arab Saudi Filipina Masuk Pasar Obligasi Global
Indonesia Masuk Negara Tahan Krisis Energi Global 2026, Ini Penjelasan Strategi Ketahanan Energi Pemerintah
Laba Permata Bank Capai Rp920 Miliar Pada Kuartal Pertama 2026, Strategi Korporasi Mampu Jaga Pertumbuhan
Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Akankah Idealisme Aktivis Bertahan dalam Tekanan Politik
Pemerintah Cari Alternatif LPG DME dan CNG untuk Kurangi Impor Energi Nasional Indonesia Secara Bertahap
Ketahanan Pangan Indonesia Tetap Aman Meski Konflik Timur Tengah Ganggu Jalur Perdagangan Global Saat Ini