Kamar Dagang Tiongkok menyoroti pemeriksaan pajak, kebijakan devisa hasil ekspor, hingga kebijakan sektor mineral yang dinilai menambah tekanan operasional.
Purbaya menyatakan pemerintah memahami aspirasi dunia usaha, namun kebijakan tetap harus mengutamakan kepentingan ekonomi Indonesia secara luas.
Pemerintah menilai penguatan tata kelola perpajakan dibutuhkan untuk menopang kebutuhan fiskal yang terus meningkat.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat APBN di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur dan industrialisasi.
Alarm Investasi di Tengah Ambisi Besar Hilirisasi
Keluhan dari investor strategis memiliki arti penting karena muncul di tengah ambisi besar hilirisasi nasional.
Indonesia sedang membangun rantai pasok industri kendaraan listrik yang sangat bergantung pada kesinambungan investasi asing.
Ketidakpastian regulasi dapat meningkatkan persepsi risiko dan memengaruhi keputusan ekspansi korporasi global.
Bagi investor, besarnya pajak sering kali bukan persoalan utama, melainkan kepastian prosedur dan konsistensi penegakan aturan.
Jika mekanisme pemeriksaan dianggap tidak terprediksi, biaya bisnis meningkat melalui risiko administratif dan hukum.
Kondisi ini berpotensi mengurangi daya saing Indonesia dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand.
Menjaga Keseimbangan Demi Masa Depan Ekonomi Nasional
Di sisi lain, pemerintah tidak dapat mengendurkan pengawasan hanya demi menjaga kenyamanan investor.
Artikel Terkait
Rupiah Tembus Rp17.500 Per Dolar AS, Ketegangan Selat Hormuz Kini Jadi Ancaman Baru Bagi Stabilitas Ekonomi
Dolar AS Sentuh Rp17.500, Ini Alasan Bank Indonesia Optimistis Stabilitas Rupiah Masih Tetap Bisa Dijaga
KPK Didesak Periksa Dirjen Bea Cukai Usai Fakta Sidang Blueray Cargo, Ada Apa di Balik Dugaan Suap Impor
Harga Telur Magetan Anjlok, Langkah Pemerintah Lewat Program MBG Kini Jadi Sorotan Peternak dan Pelaku Pasar
Harga Telur Jatuh di Magetan, Bisakah Program Makan Bergizi Gratis Menjadi Penopang Baru Bagi Peternak Lokal
Pandu Sjahrir Soroti Bursa RI di Era AGI, Mengapa Pasar Modal Indonesia Harus Segera Menulis Narasi Baru
Era AGI Mengubah Arah Investasi Global, Bursa Indonesia Dinilai Perlu Strategi Baru untuk Menarik Investor Asing
KPK Didesak Buka Kelanjutan Pemeriksaan Direktur BNI dalam Kasus Korupsi LPEI Rp11 Triliun, Ada Fakta Baru
Kasus Korupsi LPEI Rp11 Triliun Memanas, CBA Tagih Kepastian KPK Soal Pemeriksaan Direktur BNI Hari Ini
Giant Sea Wall Pantura Jawa Dikaji, Bisakah Proyek Raksasa Ini Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru Indonesia