THE BOTTOM LINE:
- Rupiah masih tertekan akibat kombinasi faktor global dan domestik, memicu respons kebijakan strategis Bank Indonesia bersama pemerintah.
- Presiden menyetujui tujuh strategi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mengendalikan volatilitas pasar keuangan.
- Langkah intervensi, penguatan likuiditas, serta pembatasan dolar diarahkan menjaga kepercayaan investor dan arus modal tetap masuk
BISNISNEWS.COM - Apakah tekanan rupiah saat ini hanya dampak global atau mencerminkan tantangan domestik yang lebih dalam?
Seberapa efektif tujuh strategi Bank Indonesia yang direstui Presiden dalam menahan gejolak nilai tukar ke depan?
Strategi Bank Indonesia Perkuat Rupiah Hadapi Tekanan Global dan Domestik
Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan masih berlanjut dalam waktu dekat, seiring kombinasi faktor global dan domestik yang belum sepenuhnya mereda.
Lihat Vìdeonya: Gubernur BI Perry Warjiyo Paparkan 7 Strategi BI Perkuat Rupiah di Hadapan Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto telah merestui tujuh strategi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah setelah mata uang domestik mengalami pelemahan dalam beberapa hari terakhir.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan persetujuan tersebut usai rapat terbatas bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka pada Selasa, 05/05/2026.
Intervensi Pasar dan Cadangan Devisa Jadi Andalan Stabilitas Rupiah
BI menempatkan intervensi pasar valuta asing sebagai langkah utama untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Intervensi dilakukan di pasar domestik maupun luar negeri dengan dukungan cadangan devisa yang dinilai memadai untuk menahan volatilitas.
Perry Warjiyo menyatakan cadangan devisa Indonesia berada pada tingkat yang cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar secara berkelanjutan.
Penguatan Arus Modal dan Koordinasi Fiskal Moneter Dipercepat Pemerintah
Strategi berikutnya difokuskan pada penguatan arus modal masuk melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia yang diarahkan untuk menarik investor asing.
Baca Juga: Tiongkok Kembangkan Teknologi Baru Tantang Dominasi AS dalam Persaingan Digital Global Masa Depan
Langkah ini diharapkan mampu menyeimbangkan arus keluar dari surat berharga negara dan pasar saham yang sempat mengalami tekanan.
Artikel Terkait
Jawaban Buruh ķe Prabowo Tentang MBG Jadi Sorotan Publik, Ini Fakta Distribusi Program di Lapangan
Krisis Kepercayaan Publik Terhadap MBG, Agus Sulistriyono Dorong Transparansi dan Evaluasi Kepemimpinan BGN
Peringatan ExxonMobil: Harga Minyak Dunia Bisa Melonjak Akibat Ketidakseimbangan Pasokan dan Permintaan
Pemerintah Perketat Ekspor Risiko Izin Dicabut, Eksportir Wajib Tahu Aturan Baru Perdagangan Indonesia Saat Ini
Kenapa Inflasi Tetap Rendah Saat Harga Tiket Pesawat Naik Tajam April 2026, Ini Penjelasan Lengkapnya
Mengapa Inflasi Indonesia April 2026 Tetap Rendah di Tengah Lonjakan Tarif Transportasi Nasional
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kebijakan Baru Jaga Ketahanan Pangan Indonesia Saat Krisis Global Meluas
Tiongkok Kembangkan Teknologi Baru Tantang Dominasi AS dalam Persaingan Digital Global Masa Depan
KEK Keuangan Bali Disiapkan Pemerintah, Insentif Fiskal Jadi Kunci Tarik Investor Global ke Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,61 Persen, Tertinggi Lima Tahun Apa Faktor Utamanya