• Kamis, 4 Juni 2026

Rupiah Tertekan, Ini 7 Strategi Bank Indonesia Yang Direstui Presiden untuk Stabilkan Nilai Tukar Nasional

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Rabu, 6 Mei 2026 | 11:03 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan strategi stabilisasi rupiah usai rapat bersama Presiden di Istana. (Facebook.com @Bank Indonesia)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan strategi stabilisasi rupiah usai rapat bersama Presiden di Istana. (Facebook.com @Bank Indonesia)

BI juga mencatat pembelian surat berharga negara di pasar sekunder mencapai Rp123,1 triliun secara year-to-date sebagai bagian dari koordinasi fiskal-moneter.

Pembatasan Pembelian Dolar dan Likuiditas Perbankan Tetap Longgar

BI bersama Kementerian Keuangan menjaga likuiditas perbankan tetap longgar dengan pertumbuhan uang primer mencapai 14,1 persen secara tahunan.

Baca Juga: Peringatan ExxonMobil: Harga Minyak Dunia Bisa Melonjak Akibat Ketidakseimbangan Pasokan dan Permintaan

Di sisi lain, pembatasan pembelian dolar diterapkan dengan menurunkan batas transaksi tanpa underlying dari 100.000 Dolar AS menjadi 50.000 Dolar AS per bulan.

BI juga menyiapkan penurunan lanjutan hingga 25.000 Dolar AS untuk memperkuat pengendalian permintaan valuta asing domestik.

Penguatan Pasar Offshore dan Pengawasan Sistem Keuangan Diperketat

Strategi lanjutan mencakup penguatan intervensi di pasar offshore melalui partisipasi bank domestik dalam transaksi non-deliverable forward di luar negeri.

Baca Juga: Mengapa Inflasi Indonesia April 2026 Tetap Rendah di Tengah Lonjakan Tarif Transportasi Nasional

Langkah ini bertujuan meningkatkan pasokan valuta asing dan memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di pasar global.

BI juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas perbankan dan korporasi melalui koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan guna menjaga stabilitas sistem keuangan.

Sebagai latar belakang, tekanan terhadap rupiah sebelumnya juga dipengaruhi dinamika global seperti penguatan dolar AS dan ketegangan geopolitik, sebagaimana dilaporkan berbagai media arus utama dalam beberapa pekan terakhir.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini