ekonomi

Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh Stabil Didukung Investasi Ekspor dan Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat

Rabu, 6 Mei 2026 | 15:12 WIB
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono. Kawasan industri menunjukkan peningkatan aktivitas produksi seiring naiknya investasi dan kredit usaha awal 2026. (Dok. Badan Pusat Statistik)

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi 0,20 persen yang membantu menjaga stabilitas harga secara keseluruhan.

Ateng Hartono menjelaskan beberapa komoditas penyumbang deflasi antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, cabai rawit, dan telur ayam ras.

“Daging ayam ras memberikan andil deflasi 0,11 persen, emas perhiasan 0,09 persen, cabai rawit dan telur ayam ras masing-masing,” kata Ateng.

Baca Juga: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kebijakan Baru Jaga Ketahanan Pangan Indonesia Saat Krisis Global Meluas

Stabilitas harga pangan menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok usia produktif.

Kombinasi inflasi terkendali dan konsumsi kuat memperkuat peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid sepanjang 2026.****

Halaman:

Tags

Terkini