Namun, sektor migas masih mencatat defisit sebesar Dolar AS5,08 miliar yang menjadi tantangan struktural ekonomi nasional.
Di sisi lain, impor meningkat 10,05 persen menjadi Dolar AS61,30 miliar, menunjukkan aktivitas produksi dan konsumsi domestik yang meningkat.
Kondisi ini mengindikasikan permintaan dalam negeri tetap kuat, meski tekanan global masih membayangi perekonomian dunia.
Sebagai perbandingan, tren surplus panjang ini telah menjadi penopang stabilitas nilai tukar dan kepercayaan investor sejak pandemi COVID-19.
Aktivitas Masyarakat Dan Daya Beli Jadi Penopang Pertumbuhan Berkelanjutan
Peningkatan mobilitas masyarakat menjadi indikator penting daya tahan ekonomi domestik pada awal 2026.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,61 Persen, Tertinggi Lima Tahun Apa Faktor Utamanya
BPS mencatat 319,51 juta perjalanan wisatawan nusantara selama Januari-Maret 2026, meningkat 13,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan ini menunjukkan konsumsi masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi berjalan dinamis di berbagai daerah.
Dari sisi moneter, kredit investasi tumbuh signifikan 20,85 persen menjadi Rp2.726,9 triliun, mencerminkan optimisme pelaku usaha.
Sementara itu, inflasi April 2026 tercatat 0,13 persen secara bulanan dan 2,42 persen secara tahunan, masih dalam kisaran terkendali.
Tekanan inflasi terutama berasal dari kenaikan tarif angkutan udara dan harga bahan bakar, menurut penjelasan BPS.
Inflasi Terkendali Didukung Penurunan Harga Pangan Strategis Nasional
Tekanan inflasi berhasil diredam oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan utama yang berdampak langsung ke masyarakat.
Baca Juga: Tiongkok Kembangkan Teknologi Baru Tantang Dominasi AS dalam Persaingan Digital Global Masa Depan
Artikel Terkait
Peringatan ExxonMobil: Harga Minyak Dunia Bisa Melonjak Akibat Ketidakseimbangan Pasokan dan Permintaan
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kebijakan Baru Jaga Ketahanan Pangan Indonesia Saat Krisis Global Meluas
Tiongkok Kembangkan Teknologi Baru Tantang Dominasi AS dalam Persaingan Digital Global Masa Depan
KEK Keuangan Bali Disiapkan Pemerintah, Insentif Fiskal Jadi Kunci Tarik Investor Global ke Indonesia
KEK Bali Fokus Sektor Keuangan, Insentif Fiskal Disiapkan Dongkrak Daya Saing Ekonomi Nasional Indonesia
Rencana KEK Keuangan Bali Menguat, Insentif Fiskal Jadi Faktor Penentu Minat Investor Global Masuk Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,61 Persen, Tertinggi Lima Tahun Apa Faktor Utamanya
Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,61 Persen, Ini Faktor Utama dan Risiko yang Perlu Diwaspadai
Rupiah Tertekan, Ini 7 Strategi Bank Indonesia Yang Direstui Presiden untuk Stabilkan Nilai Tukar Nasional
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,61 Persen Namun Rupiah Melemah Tajam Picu Kekhawatiran Stabilitas