“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat daya saing industri Indonesia dan mendukung penciptaan lapangan kerja berkualitas,” kata Airlangga Hartarto.
Pemerintah Indonesia juga mendorong transfer teknologi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengembangan industri masa depan nasional.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.800 per Dolar AS Meski BI Rate Naik, Pasar Mulai Khawatir Dampak Ekonomi Nasional
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia aktif mempercepat transformasi industri melalui program hilirisasi dan digitalisasi sektor manufaktur nasional.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Indonesia Percepat Hilirisasi Industri Melalui Dukungan Investor Strategis Tiongkok
Kerja sama Indonesia dan Tiongkok sebelumnya juga berkembang pada sektor kendaraan listrik, smelter mineral, serta energi baru terbarukan nasional.
Pemerintah menilai penguatan investasi strategis akan membantu mempercepat pembangunan industri bernilai tambah tinggi di berbagai daerah Indonesia.
Airlangga mengatakan stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga sehingga mampu menarik minat korporasi global memperluas investasi jangka panjang.
“Indonesia memiliki fundamental ekonomi kuat dan tetap menjadi tujuan investasi menarik di kawasan Asia Tenggara,” ujar Airlangga Hartarto.
Baca Juga: Pemerintah Tunda Ekspor Lewat Danantara Hingga 2027 Demi Stabilitas Devisa dan Perdagangan Nasional
Data pemerintah menunjukkan investasi asing langsung terus menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Kerja sama dengan Hebei juga dinilai membuka peluang baru bagi pengembangan industri hijau dan teknologi ramah lingkungan di Indonesia.
Diplomasi Ekonomi Indonesia Diperkuat untuk Menarik Investasi Berkualitas Berkelanjutan
Pemerintah terus mengutamakan investasi berkualitas yang mampu menghadirkan transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri domestik.
Artikel Terkait
Diplomasi Dagang Indonesia dngan Tiongkok Fokus Perkuat Rantai Pasok Global Strategis Nasional Tahun 2026
Diskusi Paramadina Bahas Kritik The Economist Terhadap Demokrasi dan Stabilitas Ekonomi Indonesia Terkini
Rp100 Miliar APBN untuk Sapi Presiden Prabowo Jadi Sorotan Publik Jelang Distribusi Kurban Nasional Tahun Ini
Pemerintah Tunda Ekspor Lewat Danantara Hingga 2027 Demi Stabilitas Devisa dan Perdagangan Nasional
Gunung Bromo Ditutup Total Mulai 30 Mei 2026 Saat Ritual Suci Yadnya Kasada yang Digelar Masyarakat Tengger
Rupiah Tembus Rp17.800 per Dolar AS Meski BI Rate Naik, Pasar Mulai Khawatir Dampak Ekonomi Nasional
Purbaya Heran Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS Meski Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat Stabil
300 Titik Tambang Emas Ilegal Sumbar Bertahan Karena Cadangan Aluvial Dinilai Masih Sangat Melimpah
BlackRock Ungkap Investor Global Kini Fokus Buru Korporasi Tambang Jumbo Demi Stabilitas Investasi Jangka Panjang
Rupiah Terus Melemah, Pakar Unair Ungkap Strategi Aman Menjaga Keuangan Keluarga Produktif Indonesia