• Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Prabowo Wajibkan Devisa Hasil Ekspor SDA Parkir di Indonesia, Apa Pengaruhnya Bagi Perekonomian

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:55 WIB
Pidato Presiden Prabowo di Kejaksaan Agung menyoroti pentingnya devisa ekspor sawit dan batu bara kembali ke sistem keuangan domestik. (Facebook.com @Prabowo Subianto)
Pidato Presiden Prabowo di Kejaksaan Agung menyoroti pentingnya devisa ekspor sawit dan batu bara kembali ke sistem keuangan domestik. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Latar belakang kebijakan ini sejalan dengan agenda hilirisasi yang sebelumnya diterapkan pada sektor mineral untuk memperbesar nilai ekspor berbasis pengolahan domestik.

Baca Juga: Kasus Korupsi LPEI Rp11 Triliun Memanas, CBA Tagih Kepastian KPK Soal Pemeriksaan Direktur BNI Hari Ini

Pemerintah menilai penguatan DHE dapat memperbesar ruang pembiayaan industri pengolahan nasional dan meningkatkan daya tahan ekonomi terhadap gejolak eksternal.

Pemerintah Janjikan Ketegasan Demi Kebangkitan Ekonomi Nasional

Prabowo menegaskan pemerintah akan berpihak pada kepentingan rakyat dan bertindak tegas terhadap setiap praktik yang merugikan negara.

Ia menyampaikan optimisme bahwa kebijakan ini akan menjadi bagian dari pembuktian kebangkitan ekonomi Indonesia dalam waktu dekat.

Baca Juga: Pandu Sjahrir Soroti Bursa RI di Era AGI, Mengapa Pasar Modal Indonesia Harus Segera Menulis Narasi Baru

“Kita akan terus memberi bukti kepada rakyat dan melaporkan langkah-langkah yang kita ambil,” ujar Prabowo.

Pernyataan itu menandai komitmen pemerintah membangun sistem ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan berorientasi pada pemanfaatan maksimal kekayaan sumber daya n

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini