• Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Rupiah Melemah Saat Ekonomi Indonesia Kuat, Penjelasan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Terbaru

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Minggu, 26 April 2026 | 22:30 WIB
Menkeu Purbaya bicara soal pergerakan rupiah terhadap Dolar AS saat pemerintah menegaskan ekonomi nasional tetap stabil (Dok. Instagram @@menkeuri)
Menkeu Purbaya bicara soal pergerakan rupiah terhadap Dolar AS saat pemerintah menegaskan ekonomi nasional tetap stabil (Dok. Instagram @@menkeuri)

Pelemahan Rupiah Dipengaruhi Faktor Global dan Sentimen Pasar

Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan rupiah lebih dipengaruhi faktor global dan ekspektasi pasar dibandingkan kondisi ekonomi domestik.

Baca Juga: Likuiditas Valas Perbankan Masih Aman, OJK Pastikan Kebutuhan Nasabah Terpenuhi Tanpa Risiko Nilai Tukar

Ia menegaskan pelemahan tersebut bukan sinyal memburuknya ekonomi Indonesia jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan.

“Dibanding negara lain, kita masih kuat, bahkan dibanding Malaysia dan Thailand,” kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Data Nilai Tukar Rupiah Terkini dan Perbandingan Regional Ekonomi

Pada penutupan perdagangan Jumat (25/04/2026), rupiah menguat 57 poin atau 0,33 persen ke level Rp17.229 per Dolar AS.

Baca Juga: Klarifikasi BGN Soal 19.000 Sapi Program Makan Bergizi Gratis dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Harga Pangan

Penguatan ini terjadi setelah sebelumnya rupiah berada di posisi Rp17.286 per Dolar AS pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebagai latar belakang, tekanan terhadap rupiah beberapa waktu terakhir sejalan dengan penguatan Dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini